26.7.16

KeSEMaT Hadiri Sosialisasi Target Output Komunitas Penyelamat SDA dan Lingkungan

Semarang - KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 22 Juli 2016, mulai pukul 09.00 – 16.00 WIB, bertempat di Hotel Dafam Semarang, KeSEMaT menghadiri Sosialisasi Target Output Komunitas Penyelamat SDA dan Lingkungan yang diselenggarakan oleh Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Wilayah Jawa Bali Nusra.

Pada kesempatan kali ini, KeSEMaT diwakili oleh Sdr. Ramli Kartika Yudha (MENWEBNET) dan Sdr. Bayu Eko (MENSETSI).

Sebagai informasi, Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Wil. Jawa Bali Nusra dalam hal ini merupakan badan dibawah Direktorat Jendral Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan, yang merupakan bagian dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Acara dibuka oleh perwakilan dari Sekretaris Daerah Jawa Tengah, lalu dilanjutkan oleh materi pertama yang disampaikan oleh Sdri. Jo Kumala Dewi selaku Kepala Bidang Bina Komunikasi Kawasan Industri dan Pemukiman, yang menjelaskan mengenai banjir lokal, abrasi pantai Utara Jawa dan rusaknya hutan mangrove di Jawa Tengah serta pembuatan role model sebagai upaya mitigasi dengan menggandeng komunitas – komunitas peduli lingkungan.

Materi kedua disampaikan oleh Sdr. Ahmad Fauzi selaku perwakilan dari Balai DAS Wil. Jawa Bali Nusra, yang menjelaskan mengenai peran dan rencana kerja BPSKL Wil. Jawa Bali Nusra dan komoditas unggulan yang berada di provinsi Jawa hingga NTT.

Materi ketiga disampaikan oleh Sdri. Endang S. selaku perwakilan dari Badan Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah, yang menjelaskan mengenai peran serta BLH Provinsi Jawa Tengah dalam penguatan kapasitas masyarakat komunitas penyelamat SDA dan lingkungan.

Materi keempat disampaikan oleh Sdr. Bowo selaku perwakilan dari Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, yang menjelaskan mengenai pentingnya pohon dalam kelestarian SDA serta dukungan pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam pengambangan kegiatan penyelamat SDA dan lingkungan. 

Sosialisasi ini dihadiri oleh dinas - dinas yang terdapat di Jawa Tengah dan komunitas – komunitas peduli lingkungan lainnya, untuk saling bertukar pikiran dalam penyelamatan SDA dan lingkungan.

"Kami bersama dengan komunitas lingkungan lain di sini berusaha memahami akar permasalahan yang terjadi. Bagi kami yang bekerja di pesisir, pertemuan ini sangat penting agar kendala yang terjadi seputar mangrove dan pemberdayaannya juga dapat didengar dan diatasi dengan baik," jelas Sdr. Ramli.

Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman komunitas – komunitas penyelamat lingkungan yang lebih berkompeten dan memperkenalkan adanya BPSKL Wil. Jawa Bali Nusra kepada masyarakat.

Dengan diselenggarakanya sosialisasi ini semoga dapat mengajak masyarakat untuk membentuk komunitas – komunutas peduli lingkungan yang berkompeten agar dapat bersatu padu bersama pemerintah dalam melestarikan lingkungan. (BE).