15.2.16

KKMD Jateng Tetapkan Desa Mojo Jadi Kawasan Ekosistem Esensial

Semarang - KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 11 Februari 2016, mulai pukul 09.00 - 18.00 WIB, KeSEMaT selaku Anggota Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) Jawa Tengah (Jateng), yang pada kesempatan kali ini diwakili oleh Sdr. Mustagfirin (MENDIKTAN), kembali mangroving, mengikuti kegiatan monitoring dan observasi untuk penetapan Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) oleh KKMD Jateng di ekosistem mangrove Desa Mojo, Pemalang, Jawa Tengah.

Selain KeSEMaT, pada survei kali ini, juga diikuti rombongan dari beberapa instansi pemerintah dan jaringan KKMD lainnya, diantaranya, Bappeda Jateng, BLH Jateng, Dinhut Jateng, BPDAS Jateng, Wetlands Indonesia dan Dr. Rudhi Pribadi, selaku perwakilan dari UNDIP.

KKMD bersama KeSEMaT berangkat dari gedung Setda Jateng menuju ke Pemalang pada pukul 06.00 WIB. Sesampainya di sana, para Anggota KKMD bertemu dengan kepala Desa Mojo beserta perangkat desa lainya.

Setelah itu, rombongan langsung menuju ke lokasi ekowisata mangrove di Desa Mojo menggunakan perahu selama 30 menit. Setelah sampai di lokasi, mereka langsung memasuki track mangrove guna observasi penetapan KEE. Setelah selama kurang lebih dua jam observasi, rombongan beristirahat dan berdiskusi.

"Kami dari KKMD ingin memberitahukan bahwa dari kami berencana menetapkan KEE. Dan, kegiatan ini menindaklanjuti rencana peresmian KEE oleh KKMD di Desa Mojo, Pemalang, Jawa Tengah,” ungkap Dr. Rudi Pribadi yang juga Pembina KeSEMaT.

Selesai berdiskusi, para Anggota KKMD kembali ke balai pertemuan, menggunakan perahu selama 30 menit. Sesampai di darat, para Anggota KKMD ditemani pihak desa menuju ke balai desa untuk kembali berdiskusi mengenai KEE. Setelah selesai, rombongan kembali ke Semarang untuk mengolah data survei realisasi KEE di Desa Mojo.

Pada kesempatan kali ini, KeSEMaT juga melakukan observasi untuk kegiatan mangroving KeSEMaT selanjutnya, diantaranya KeSEMaT Goes Arboretum (KGTA), Mangrove Cultivation (MC) dan Mangrove Replant (MR).

“Mas KeSEMaT, tolong kegiatan in di-sounding, ya. Wisata mangrovenya di Desa Mojo, karena informasi wisata tersebut belum banyak yang tahu, Mas,” ujar salah satu Anggota KKMD kepada Sdr. Mustagfirin.

Akhirnya, tepat pukul 18.00 WIB, Anggota KKMD beserta KeSEMaT sampai di Semarang. Kegiatan selesai, yang ditutup dengan beberapa evaluasi, kesimpulan dan rekomendasi serta foto bersama.