15.6.14

KeSEMaT Sukses Gelar Mangrove Cultivation 2014 : Seminar dan Pelatihan Mangrove Nasional

Jepara - KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 6 – 8 Juni 2014, KeSEMaT sukses menyelenggarakan kegiatan nasional tahunannya, yaitu Mangrove Cultivation (MC) 2014 : Seminar dan Pelatihan Mangrove Nasional, yang dipusatkan di Kampus Universitas Diponegoro (UNDIP), Teluk Awur – Jepara. MC 2014 diikuti oleh peserta dan pembicara dari berbagai universitas di Indonesia, diantaranya UNRI – Riau, UNDIP – Semarang, UNAIR – Surabaya, Trisaksi – Jakarta, UGM – Yogyakarta, UNS – Surakarta, IPB – Bogor, UNSOED – Purwokerto dan masih banyak lagi.

Bertema Mangrove for Holidays (MFH), MC 2014 menghadirkan pembicara seminar nasional - bertema Pengembangan Ekowisata Mangrove di Indonesia -, dari tiga instansi, yaitu (1) Balai Taman Nasional Karimunjawa yang sukses mengelola ekowisata mangrove di Karimunjawa, Jepara Jawa Tengah; (2) KeSEMaTour yang sukses menjalankan paket ekoeduwisata mangrove, terutama di Karimunjawa; dan (3) Kelompok Tani Mangrove Prenjak, Tapak yang sukses mengelola kawasan ekowisata mangrove di Semarang.

Sementara itu, sebagai pembicara Focus Group Discussion (FGD) bertema Enam Titik Liburan Mangroving di Indonesia, hadir ketua dan perwakilan enam KeMANGTEER Regional Indonesia, yaitu KeMANGTEER Jakarta, KeMANGTEER Semarang, KeMANGTEER Malang, KeMANGTEER Jogjakarta, KeMANGTEER Tangerang dan KeMANGTEER Serang.

Kegiatan hari pertama diawali dengan perjalanan dari GSG UNDIP, Semarang menuju ke Kampus UNDIP, Jepara. Sampai di Jepara, peserta diajak panitia MC 2014 ke kawasan mangrove Tanggul Tlare, Jepara yang sudah mengalami abrasi pantai cukup tinggi.

Setelah pembagian kamar dan istirahat di asrama mahasiswa UNDIP, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah, diskusi kondisi Tanggul Tlare dan briefing untuk mangroving, besok pagi. Saat ramah tamah, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok, dan mengenalkan rekannya dengan cara menggambar tiga icon

Kegiatan hari kedua, diawali dengan sholat, senam pagi dan pelatihan identifikasi mangrove di Mangrove Education Center of KeSEMaT (MECoK). Setelah seminar nasional, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pembibitan, penanaman dan pemeliharaan mangrove dan sunset photo session di kawasan MECoK.

Malam harinya, diadakan pelatihan rehabilitasi mangrove dan FGD serta briefing untuk field trip, besok pagi.

Hari ketiga, acara ditutup dengan kesan dan pesan, field trip ke Benteng Portugis dan Masjid Agung Demak, dan belanja souvenir, yang secara tersirat menginformasikan kepada peserta tentang lokasi ekowisata sejarah yang berada di sekitar kawasan mangrove.

Keseluruhan acara berjalan dengan baik dan lancar, yang semoga saja bisa semakin meningkatkan kepedulian dan sayang dari para peserta MC 2014 kepada mangrove yang ditunjukkan dengan implementasi ilmu mangrove yang didapatkan dari MC 2014 ke daerahnya, masing-masing. Amin. Semangat MANGROVER!