14.9.07

Di Arboretum, Bayi Mangrove Kami, Gemuk-gemuk!

Semarang - KeSEMaTBLOG. Kalau di lokasi pertama Mangrove REpLaNT (MR) 2007, bayi-bayi mangrove kami sedang rewel dan tak mau tumbuh besar, tidak demikian yang terjadi di lokasi kedua. Lokasi II yang terletak di Arboretum KeSEMaT, persis di belakang Kampus Ilmu Kelautan UNDIP Teluk Awur Jepara, 90% bayi-bayi mangrove kami nampak hijau dan gemuk-gemuk! Walaupun belum 100%, namun kami yakin, di program KeSEMaT Goes To Arboretum (KGTA) berikutnya, bibit-bibit mangrove yang mati akan segera bisa kami ganti, untuk mencapai kelulushidupan yang maksimal.

Ada banyak faktor yang membuat bayi-bayi mangrove kami gemuk-gemuk. Berada di daerah terlindung dan dipengaruhi oleh pasang surut air laut adalah dua diantaranya. Anda bisa lihat foto di atas. Seorang KeSEMaTers nampak berdiri di samping papan nama MR 2007. Di sekelilingnya, nampak rimbunnya dedaunan mangrove, hasil MR tahun 2004. Di tempat inilah bayi-bayi mangrove kami ditanam. Mendapatkan lindungan dari mangrove-mangrove muda, menjaga mereka dari panasnya sengatan matahari sehingga membuatnya tumbuh dengan baik.

Masih banyak lagi faktor penyebab mengapa bayi mangrove kami gemuk-gemuk. Suplai air tawar yang cukup, topografi yang baik (berada di daerah terlindung sehingga tak ada aktivitas yang berarti dari gelombang air laut yang sering menerjang bibit mangrove), kandungan bahan organik yang tinggi, kesesuaian substrat dengan spesies mangrove yang ditanam, sedikitnya tingkat pencemaran sehingga kondisi tanah dan perairannya cenderung bersih, minimnya hama pengganggu, salinitas dan pH yang sesuai dan pola monitoring dari KeSEMaT yang baik adalah beberapa penyebab mengapa setiap kali melakukan penanaman di Arboretum KeSEMaT, selalu berhasil. Cerita sukses ini, semoga bisa Anda jadikan referensi untuk diterapkan di daerah Anda masing-masing. Mari bersama, menyelamatkan ekosistem mangrove kita. SEKARANG!