15.11.15

KeSEMaT Competition 2015: Lomba Esai dan Poster Digital Mangrove

Semarang - KeSEMaTBLOG. Mangrove merupakan tumbuhan pesisir yang memiliki peranan sangat penting bagi ekosistem pesisir. Beberapa fungsi mangrove yang penting antara lain adalah sebagai tempat berpijah, beranak pinak, dan pembesaran anak bagi fauna pesisir, pencegah abrasi, penjebak polutan, pereduksi gelombang tsunami, ekowisata, pencegah intrusi air laut, pengendali banjir, dan lain-lain.

Manfaat mangrove yang begitu besar, telah berperan serta dalam menunjang kehidupan manusia dan lingkungannya. Namun demikian, manfaat yang sedemikian besar tersebut, seringkali terlupakan, bahkan menjadi terancam karena pemanfaatan mangrove yang tidak ramah lingkungan.

Penebangan mangrove, pembangunan pertambakan, pendirian perusahaan komersil, reklamasi lahan, pengurukan laut, dan usaha destruktif lainnya untuk merubah habitat mangrove menjadi sebuah lahan komersil telah mengancam kelestariannya di masa mendatang.

Kerusakan mangrove telah terjadi di sebagian besar pesisir di Indonesia bahkan dunia. Berbagai upaya telah dilakukan oleh masyarakat, swasta, dan pemerintah untuk mengembalikan fungsi ekologis mangrove seperti sediakala.

Beragam program rehabilitasi mangrove tersebut telah dilaksanakan setiap waktu, namun demikian belum menunjukkan hasil yang maksimal karena tingkat kerusakan ekosistem mangrove yang cukup tinggi.

Dengan memahami kenyataan yang ada, maka diperlukan kerjasama lintas sektoral dengan multi stake holder untuk mengendalikan laju kerusakan ekosistem mangrove yang telah terjadi sekarang ini.

Berbagai kalangan diharapkan dapat menyumbangkan perannya dalam turut serta menjaga dan melestarikan mangrove, yang terbukti sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia dimasa sekarang dan akan datang.

Konsep pelestarian mangrove bottom up, dan bukan top down, yang berarti inisiasi pertama dilakukan oleh masyarakat, dan bukan pemerintah, telah di uji coba oleh beberapa individu dan komunitas, seperti organisasi mahasiswa, kelompok tani, dan swasta yang terbukti telah mampu mengembalikan lahan mangrove kepada kondisi semula sehingga mampu berfungsi kembali dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

Melalui KeSEMaT Competition (KC) 2015: Lomba Esai dan Poster Digital Mangrove, KeSEMaT melalui salah satu departemennya, yaitu Departemen Perpustakaan KeSEMaT (DEPUSMAT) mencoba untuk lebih menggali potensi masyarakat, khususnya generasi muda yang merupakan agen utama dalam perubahan.

Kaum muda Indonesia, baik sebagai individu, dan komunitas yang peduli dengan mangrove bisa jadi berjumlah ribuan. Pergerakan kaum muda, dan komunitasnya dalam rangka turut serta melestarikan ekosistem mangrove di sekitarnya adalah salah satu hal yang wajib dihargai dan mendapatkan perhatian yang lebih, sehubungan dengan konsep bottom up di atas.

Untuk itu, dalam KC 2015 ini, karya-karya mangrove yang dikirimkan adalah berupa ide kreatif generasi muda dan masyarakat pada umumnya, dalam bentuk esai dan poster digital mangrove.

Seiring berkembangnya zaman, penulisan esai dan pembuatan poster digital semakin menarik dan beragam. Sampai saat ini, esai tetap menjadi sarana untuk menyampaikan pesan-pesan tertentu dalam sebuah karya tulis yang singkat namun bermakna.

Selain itu, poster adalah sarana baru dalam menyampaikan pesan tertentu berbentuk karya visual yang mudah diterima oleh masyarakat.

KC 2015 ini, juga memberi sedikit pandangan mengenai antusiasme, dan pengetahuan generasi muda mengenai mangrove, dan lingkungan pesisir di Indonesia dan seluruh dunia.

TUJUAN UMUM
Menyebarkan pengetahuan dan informasi mangrove serta menumbuhkembangkan semangat konservasi mangrove di kalangan masyarakat terutama generasi muda di seluruh Indonesia.

TUJUAN KHUSUS
1. Menumbuhkembangkan semangat konservasi mangrove.
2. Mengetahui seberapa jauh antusiasme para generasi muda terhadap pengetahuan dan informasi mangrove.

PERSYARATAN UMUM
1. Peserta adalah Warga Negara Indonesia.
2. Peserta tidak dibatasi umur.
3. Lomba bersifat perseorangan.
4. Lomba KC 2015 ini GRATIS, tidak dikenakan biaya apapun.
5. Peserta diharuskan memiliki akun Facebook, Twitter dan Instagram.
6. Karya esai dan poster digital mangrove tidak boleh mengandung unsur SARA.
7. Peserta hanya diperkenankan untuk mengirimkan satu karya.
8. Pengiriman karya esai dan poster digital mangrove dimulai pada tanggal 14 November 2015 sampai dengan 30 November 2015 pukul 23.59 WIB.
9. Karya esai dan poster mangrove yang dikirimkan adalah hasil karya orisinil yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya di media manapun, belum pernah diikutsertakan dalam perlombaan sejenis, dan/atau tidak pernah digunakan untuk media komunikasi apapun.
10. Karya esai dan poster digital mangrove akan kami unggah di Facebook, Twitter dan Instagram KeSEMaT.
11. Peserta diwajibkan untuk mengajak keluarga, teman ataupun mitra kerja untuk LIKE karyanya di Facebook, Twitter dan Instagram KeSEMaT.
12. Karya dengan LIKE terbanyak akan menjadi juara favorit, dengan menjumlahkan LIKE di Facebook, Twitter dan Instagram KeSEMaT.
13. Dengan mengikuti KC 2015, maka setiap peserta menyetujui bahwa setiap hasil karya yang dikirimkan ke panitia KC 2015 menjadi hak milik KeSEMaT dan akan dipublikasikan ke media sosial dan jaringan online KeSEMaT sebagai media kampanye penyelamatan mangrove KeSEMaT.
14. Lomba KC 2015 ini, tertutup untuk keluarga besar KeSEMaT.
15. Keputusan dewan juri berlaku mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

PERSYARATAN KHUSUS
Kategori Lomba Esai Mangrove
1. Esai bertema Mangrove For the Better Nature.
2. Setiap hasil karya esai mangrove diketik dengan huruf Times New Roman 12, spasi 1,5, dengan ukuran kertas A4, dan jumlah minimal 300 kata.
3. Setiap hasil karya esai mangrove ditulis dengan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, jelas dan se-kreatif mungkin.
4. Esai mangrove dikirimkan ke e-mail KeSEMaT: kesemat@undip.ac.id dengan subjek Esai Mangrove KC 2015. Nama file dinamai dengan format: Nama Anda_Kota Asal_Judul Karya. Contoh: Ramli Kartika_Semarang_Negeri Mangrove.

Kategori Lomba Poster Digital Mangrove
1. Tema poster digital adalah Mangrove For the Better Nature.
2. Materi poster digital berupa kampanye aksi penyelamatan mangrove di Indonesia.
3. Poster digital berformat A3 yang di-export dalam format jpeg dengan ukuran minimal: panjang dan lebar 4961 x 3508 pixel.
4. Poster digital mangrove dikirimkan ke e-mail KeSEMaT: kesemat@undip.ac.id dengan subjek Poster Digital Mangrove KC 2015. Nama file dinamai dengan format: Nama Anda_Kota Asal_Judul Karya. Contoh: Ramli Kartika_Semarang_Negeri Mangrove.

PENJURIAN
Dewan juri KC 2015 terdiri dari para Konsultan KeSEMaT yang ahli dibidangnya, yaitu:
1. Amrullah Rosadi Ibnu L. (Wakil KeSEMaT di Young Southeast Asian Leader Initiatives - YSEALI Fellows Institutes on Environment. Amerika Serikat).
2. Ganis Riyan Efendi (Pemimpin Redaksi MANGROVEMAGZ).

HADIAH
Pemenang KC 2015 akan mendapatkan hadiah berupa (1) paket hadiah eksklusif dari Industri Kreatif Mangrove KeSEMaT (Mas Jamang, Batik Bakau, GROVENIR dan lain-lain), (2) plakat/trophy, dan (3) piagam penghargaan dari KeSEMaT.

Panitia akan menetapkan tiga orang pemenang dari setiap kategori lomba, yang terdiri atas Juara I, II, dan Juara Favorit. Karya para pemenang akan ditampilkan dalam MANGROVEMAGZ dan Jaringan KeSEMaTONLINE.

PENYERAHAN HADIAH
Bagi para pemenang yang berdomisili di Semarang, penyerahan hadiah direncanakan akan dilaksanakan di Mangrove Music Charity (MMC) 2015 di kota Semarang, pada tanggal 5 Desemberr 2015. Bagi pemenang yang berdomisili di luar Semarang, paket hadiah akan dikirimkan melalui pos ke alamat masing-masing.

PENGUMUMAN PEMENANG
Pemenang KC 2015 akan diumumkan dan dipublikasikan pada tanggal 2 Desember 2015 di jaringan KeSEMaTONLINE: www.kesemat.undip.ac.id.

KONTAK DAN INFORMASI
Segala bentuk korespondensi berkaitan dengan KC 2015 bisa ditujukan kepada:
Sdr. Khalid Haidar Dzar Al G. (Staf Menteri Perpustakaan KeSEMaT)
HP +6285 946325422 P. +6285 103527552 F. (024) 7474698
E. kesemat@undip.ac.id W. www.kesemat.undip.ac.id

Demikian press release ini kami buat. Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kepedulian masyarakat akan pentingnya kelestarian alam, terutama pesisir pantai dan mangrove. Atas kerjasama semua pihak yang mendukung kegiatan ini, kami sampaikan terima kasih.