14.11.15

KeSEMaT Pamerkan Industri Mangrove Kreatif di Seminar dan Program Ilmiah Mahasiswa Nasional

Semarang - KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 8 November 2015, dari pagi hingga sore, KeSEMaT mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan KeSEMaT Fair di acara Seminar Nasional dan Program Ilmiah Mahasiswa Nasional yang diselenggarakan oleh BEM Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro. Kegiatan dilaksanakan di gedung auditorium Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 100 orang dari berbagai universitas dan jurusan se-Indonesia.

Kesempatan ini tak disia-siakan oleh KeSEMaT yang dikoordinatori oleh Sdri. Fitria Oktapiani (MENKOMSI).

"Banyak yang hadir di sini sehingga kesempatan untuk mengkampanyekan fungsi dan manfaat mangrove sangat besar. Bangganya, sudah banyak yang tahu KeSEMaT, lho," terang Sdri. Affifah Bisri (MENWEBNET) yang turut bergabung di Tim KeSEMaT Fair.

Selain Universitas Diponegoro, empat universitas yang turut mengahadiri acara ini, diantaranya adalah Universitas Brawijaya, Institut Pertanian Bogor, Universitas Jendral Soedirman, dan Universitas Padjadjaran.

Di acara ini, KeSEMaT memamerkan berbagai produk industri mangrove kreatifnya yang dikelola bersama dengan warga binaannya, diantaranya olahan berbahan dasar mangrove, seperti Mas Jamang dan Batik Bakau serta produk dari KeSEMaTOKO lainnya.

"Pada acara ini, KeSEMaT menyampaikan pesan bahwa mangrove tidak hanya memiliki fungsi ekologis atau fisik saja, tapi mangrove juga dapat dimanfaatkan menjadi bahan olahan yang bernilai ekonomi tinggi," jelas Sdr. Ardyan (staf MENKOMSI).

Booth KeSEMaT terbilang unik, karena hanya fokus memamerkan produk-produk mangrove saja, namun banyak mendapatkan perhatian dari pengunjung.

"Baru pertama kali icip kerupuk mangrove dan enak sekali. Gurih!," kata salah seorang pengunjung.

"Pemanfaatan buah mangrove menjadi batik dan jajanan, tentunya harus memperhatikan kaidah rehabilitasi dan perlindungan agar mangrove tetap lestari dalam pemanfaatannya," pungkas Sdri. Afiffah.