18.1.18

Kajian Pengelolaan Potensi Ekowisata Sebagai Alternatif Konservasi Ekosistem Mangrove di Kabupaten Jepara

Jepara - KeSEMaTBLOG. Secara ekologis, ekosistem mangrove berfungsi sebagai plasma nutfah, tempat pemijahan, pengasuhan dan mencari makan bagi berbagai biota perairan. Mangrove juga berfungsi sebagai sumber daya ekonomi yang dapat dimanfaatkan sebagai penghasil kayu bakar dan bahan bangunan (Budiman dan Kartawinata,1986) serta sebagai tempat pariwisata (Bengen, 1999).

Kegiatan yang berwawasan lingkungan belum banyak diterapkan di kawasan mangrove (Alikodra, 1998), seperti halnya di Kabupaten Jepara. Pemanfaatan potensi kawasan mangrove sebagai ekowisata menjadi sebuah alternatif dalam usaha konservasi ekosistem mangrove karena berfokus pada keutuhan wilayah alam dan pemeliharaan kondisi alam itu sendiri.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji potensi pengembangan ekowisata sebagai salah satu alternatif konservasi ekosistem mangrove di Kabupaten Jepara.

Penelitian dilaksanakan pada bulan April – Agustus 2007 pada kawasan mangrove di Ujung Piring Kecamatan Mlonggo, Desa Teluk Awur KecamatanTahunan dan Desa Tanggul Tlare Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Propinsi Jawa Tengah.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah bersifat deskriptif-eksploratif berdasarkan survei data primer dan sekunder, sedangkan analisis yang digunakan untuk mengolah data adalah analisis SWOT dengan menggunakan pembobotan atau skoring (Rangkuti, 2005).

Hasil penelitian di area ekosistem mangrove Ujung Piring dan Tanggul Tlare menunjukkan bahwa strategi pengelolaan dan pemanfaatan sebagai daerah ekowisata berdasarkan analisis SWOT yang berada pada prioritas pertama adalah pemanfaatan daya tarik lingkungan sekitar sebagai salah satu aset wisata (jumlah skor Ujung Piring dan Tanggul Tlare 0.575), sedangkan pada kawasan mangrove Teluk Awur, strategi prioritas pertama adalah pengenalan ekowisata mangrove secara khusus pada wisatawan yang berkunjung di daerah sekitar (jumlah skor 0.600).

Potensi ekowisata diharapkan dapat dikembangkan pada kawasan mangrove di Kabupaten Jepara dengan menerapkan strategi-strategi pengelolaan yang dibuat berdasarkan optimalisasi potensi dan minimalisasi kendala yang ada untuk mewujudkan tujuan konservasi ekosistem mangrove.

Kata kunci: ekosistem mangrove, konservasi, potensi ekowisata. Peneliti: Indah Kurniani. Foto: KeSEMaT. (ADM).