18.1.18

Komposisi dan Struktur Komunitas Perifiton pada Akar Rhizophora mucronata Lamk dan Avicennia marina (Forsk) Vierh. di Vegetasi Mangrove Muara Sungai Tapak Semarang

Semarang - KeSEMaTBLOG. Perifiton mempunyai peranan penting dalam jaring-jaring makanan di komunitas mangrove. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas perifiton yang menempel pada perakarannya di ekosistem mangrove Muara Sungai Tapak, Semarang.

Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari-April 2006 di kawasan mangrove Muara Sungai Tapak, Semarang. Materi dalam penelitian ini adalah perifiton yang hidup menempel pada akar mangrove di Muara Sungai Tapak, Semarang.

Metode yang digunakan adalah metode deskriptif-eksploratif. Metode pengambilan sampel perifiton menggunakan survei contoh. Metode penentuan lokasi sampling menggunakan metode purposive sample. Parameter lingkungan yang diukur sebagai data pendukung meliputi ukuran butir dan kandungan bahan organik sedimen, kecerahan, kecepatan arus, suhu, salinitas, oksigen terlarut, pH, nitrat, fosfat dan silikat dari masing-masing titik sampling.

Hasil penelitian ditemukan 3 spesies mangrove, yaitu Avicennia marina (Forsk) Vierh., Rhizophora apiculata Blume dan Rhizophora mucronata Lamk. R. mucronata dan A. marina merupakan spesies yang ditemukan di semua stasiun. Jumlah genus yang ditemukan pada akar R. mucronata adalah 48 genus dari 6 kelas sedangkan pada akar A. marina 34 genus dari 5 kelas perifiton. Coscinodiscus dan Nitzschia merupakan genus yang ditemukan di semua stasiun. Kepadatan total perifiton di perakaran R. mucronata tertinggi pada bulan Februari sebesar 4032 ind/cm2 dan terendah bulan April 1117 ind/cm2. Pada perakaran A. marina kepadatan total perifiton tertinggi pada bulan Februari sebesar 3802 ind/cm2 dan terendah pada bulan April 1086 ind/cm2.

Rata-rata Indeks Keanekaragaman (H’) tertinggi pada akar R. mucronata pada bulan Februari di Stasiun 1 pada akar bagian atas, yaitu 2,95; sedangkan terendah juga pada bulan Februari di Stasiun 2 pada akar bagian atas, yaitu 1,61. Stasiun 1 pada akar bagian atas di bulan Februari juga memiliki rata-rata Indeks Keseragaman (e) tertinggi, yaitu 1,08; sedangkan terendah ditemukan pada bulan April pada Stasiun 3 pada akar bagian bawah, yaitu 0,60. Rata-rata Indeks Dominasi (C) tertinggi pada bulan Februari ditemukan pada Stasiun 3 pada akar bagian atas, yaitu 0,30; sedangkan terendah pada bulan Maret Stasiun 1 pada akar bagian bawah, yaitu 0,11. Rata-rata Indeks Keanekaragaman (H’) tertinggi pada akar A. marina pada bulan Februari di Stasiun 2 pada akar bagian bawah, yaitu 2,51; sedangkan terendah pada bulan Maret di Stasiun 2 pada akar bagian atas, yaitu 1,56. Pada bulan April di Stasiun 2 pada akar bagian atas memiliki rata-rata Indeks Keseragaman (e) tertinggi, yaitu 0,87; sedangkan terendah pada bulan April pada Stasiun 1 pada akar bagian bawah, yaitu 0,60. Rata-rata Indeks Dominasi (C) tertinggi ditemukan pada bulan Februari di Stasiun 2 pada akar bagian bawah, yaitu 0,39 sedangkan terendah ditemukan pada Stasiun 2 juga pada bulan Februari pada akar bagian atas, yaitu 0,13.

Kata kunci: Struktur komunitas, Perifiton, Akar, Rhizophora mucronata, Avicennia marina. Peneliti: Aini Chairunnisa Amalia. Foto: Wikimedia. (ADM).