11.1.18

Kampanye Mangrove, KeSEMaT LIVE di Cakra Semarang TV

Semarang - KeSEMaTBLOG. "Pada tanggal 6 Januari 2018, mulai pukul 19.00 - 20.00 WIB, di Cakra Semarang TV, kami berbincang dan memberikan inspirasi kepada masyarakat mengenai KeSEMaT dan kampanye mangrove di Program LIVE Talk Show Malam Mingguan Yuuk (MMY)," ujar Sdr. Bachtiar Eka B. (DUMATRA 2017). "Senang sekali rasanya bisa diberi kesempatan untuk berbagi cerita mengenai KeSEMaT, afiliasi KeSEMaT, produk makanan dan batik KeSEMaT, prestasi KeSEMaT, program kerja di KeSEMaT, KeSEMaTUSTIK, berdiskusi fungsi dan manfaat mangrove dan sebagainya, apalagi disiarkan secara langsung di layar kaca," tambahnya.

Selain DUMATRA 2017 yang merupakan Menteri Pengembangan Organisasi (MENPORSI) Kabinet Abhipraya, juga hadir Presiden KeSEMaT Kabinet Abhipraya, Sdr. Bifa Aulia Manuhuwa dan Sdr. Ganis Riyan Efendi (Alumni KeSEMaT - AMaT) yang mendampingi DUMATRA.

Pada kesempatan ini, tak hanya berdiskusi mengenai KeSEMaT ataupun mangrove, tapi KeSEMaT juga menampilkan band musik andalannya yang sudah sering tampil dan berkampanye mangrove di berbagai kesempatan, yaitu KeSEMaTUSTIK.

Presenter program MMY tampak antusias dengan KeSEMaT yang telah memiliki banyak sekali produk dan jasa yang juga bertujuan untuk mengkampanyekan mengenai pentingnya hutan mangrove bagi masa depan bumi.

Talk show diawali dengan perkenalan mengenai KeSEMaT, termasuk program kerjanya yang dalam satu tahun terdapat 30 program kerja.

"KeSEMaT mempunyai 30 lebih program kerja dalam satu tahun yang termasuk didalamnya adalah tiga program kerja eksternal yang bisa diikuti oleh teman-teman di Semarang dan Indonesia yang senang dan peduli mengenai isu kelestarian lingkungan pesisir, khususnya mangrove," jelas Presiden KeSEMaT. "KeSEMaT juga mempunyai afiliasi kerja dan jaringan mangrove yang luas hingga ASEAN, mulai dari yayasan, perusahaan dan sebelas relawan mangrove yang tersebar di seluruh Indonesia," tambahnya.

Sementara itu, Sdr. Ganis Riyan Efendi menambahkan bahwa untuk menarik minat masyarakat agar terus melestarikan mangrove, maka KeSEMaT memiliki mitra binaan di Mangkang, Semarang.

"Di Mangkang, kami memiliki mitra binaan yang memproduksi Mbak Jamat dan Mas Bamat, dua label kami yang mengolah mangrove menjadi makanan dan batik," jelas salah satu AMaT ini.

Dalam live talk show kali ini, juga dibincangkan mengenai awal mula berdirinya KeSEMaTUSTIK. Para personil KeSEMaTUSTIK yang hadir, yaitu Sdr. Rohmat Kuslarsono (AMaT) sebagai keybordis dan Sdr. Afriza Aziz (AMaT) sebagai vokalis yang berduet dengan penyanyi Semarang, yaitu Sdri. Ine berhasil meramaikan studio program MMY sehingga menambah meriahnya acara.

KeSEMaTUSTIK membawakan empat buah lagu termasuk lagu ciptaan mereka sendiri yang bercerita tentang mangrove, berjudul Sepasang Sepatu Merah.

"Besar harapan kami, dengan adanya KeSEMaT yang live di talk show MMY Semarang TV kali ini, maka organisasi terbaik di Indonesia dan ASEAN ini akan dapat menginspirasi masyarakat luas mengenai pentingnya menjaga ekosistem mangrove," jelas Sdr. Ganis. "Semoga setelah ini, akan semakin banyak aksi penanaman dan pemeliharaan mangrove, demi lingkungan pesisir Indonesia dan dunia yang semakin baik," pungkasnya. (BEB/ADM).