23.8.18

Kampanyekan Mangrove, DEPKOMSI Gelar KeSEMaTFAIR di Simpang Lima, Semarang

Semarang - KeSEMaTBLOG. Car Free Day (CFD) di kawasan Simpang Lima, Semarang pada Minggu (19/8/18) penuh sesak oleh warga Kota Semarang. Sdr. Bifa Aulia Manuhuwa (Presiden) mengatakan bahwa CFD merupakan tempat yang tepat sebagai ajang kampanye SAVE MANGROVE, berupa pelestarian mangrove dengan tujuan mengajak masyarakat agar terus menjaga hutan mangrove di bumi.

“Kali ini, salah satu departemen kami, yaitu Departemen Komunikasi dan Publikasi (DEPKOMSI) kembali mengajak pelajar, mahasiswa dan warga Semarang untuk bersama melestarikan mangrove demi masa depan pesisir dan laut kita yang lebih baik dengan menggelar KeSEMaTFAIR (KF),” kata Presiden yang ditemui di sela-sela kampanye KF.

Presiden menambahkan bahwa sebelumnya KeSEMaT juga telah menggelar beberapa acara di beberapa titik kota Semarang dan Jepara, dua diantaranya Mangrove Restoration 2018 di Semarang dan Mangrove Merdeka 2018 di Jepara yang berjalan sukses dan menarik minat warga sekitar.

“KF pagi ini juga kami gunakan sebagai ajang promosi kegiatan Mangrove Cultivation (MC) 2018 yang akan kami laksanakan pada tanggal 31 Agustus - 2 September 2018 di Semarang dan Jepara. Pendaftaran kami tunggu sampai 30 Agustus 2018," terang Sdri. Bellatris Santri (MENKOMSI).

MENKOMSI menambahkan bahwa mengkampanyekan mangrove tidak hanya dapat dilakukan dengan menanam dan menanam mangrove saja, melainkan dapat diperlebar dengan cara pengaplikasian wirausaha di bidang mangrove.

KF dilakukan dengan cara membuka booth produk-produk mangrove, membagi poster MC 2018 dan juga stiker kampanye penyelamatan mangrove kepada warga yang memadati CFD.

"Tahun ini, kami fasilitasi dengan mengadakan Pelatihan Wirausaha Mangrove dan mendatangkan para Trainer Wirausaha Mangrove yang ahli pada bidangnya, masing-masing. Pendaftaran dapat dilakukan via offline dan online,” tutupnya. (DH/ADM).

No comments:

Post a Comment