10.10.16

KeSEMaT Hadiri Lokakarya Restorasi Mangrove Wetlands International Indonesia Programme

Semarang - KeSEMaTBLOG. Perwakilan dari KeSEMaT, yaitu Sdr. Vito Dharmawan (staf MENWEBNET) dan Sdri. Aulia Putri Aji (staf MENKOMSI) mengikuti Lokakarya Restorasi Mangrove di Demak dan Jawa Tengah yang diadakan oleh Wetlands International Indonesia Programme (WI-IP).

Lokakarya ini diadakan di Hotel Dafam Semarang, pada hari Senin, 6 Oktober 2016. Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul 08.40 WIB sampai dengan pukul 17.30 WIB.

Workshop dihadiri oleh beberapa institusi pemerintahan, LSM, akademisi, kelompok masyarakat dan awak media untuk mendiskusikan perencanaan dalam perlindungan mangrove untuk keberlanjutannya di masa mendatang.

Acara diawali dengan sambutan, selanjutnya dilakukan pemaparan materi mengenai teknologi Hybrid Engineering dan silvo-fishery.

"Workshop ini bertujuan untuk membicarakan kajian tematik yang bertajuk BwN (Building with Nature) yang didukung oleh Pemerintah Belanda, Pemerintah Indonesia melalui KKP, UNESCO-IHE, Wageningen University, serta organisasi lainnya, khususnya KeSEMaT yang bertindak sebagai implementator program HE WI-IP sejak tahun 2014 hingga sekarang dan akan berlanjut hingga periode 2016 - 2019," terang Sdr. Vito.

Dalam sesi diskusi, KeSEMaT yang merupakan satu-satunya peserta dari organisasi mahasiswa, turut mendiskusikan kerusakan mangrove, terutama di wilayah pesisir Jawa Tengah yang apabila tidak segera ditanggulangi, maka dimasa mendatang akan dapat menjadi ancaman bencana.

"Kerusakan mangrove dan kawasan pesisir di Demak, maupun Jawa Tengah, bukan lagi menjadi tanggung jawab satu dua pihak saja, melainkan seluruh elemen masyarakat untuk dapat menjaga dan melestarikannya," jelas Sdr. Aulia.

"Problem kerusakan mangrove di Jawa Tengah, semoga tidak dipandang sebelah mata lagi. Pemikiran kita harus terbuka memandang ke depan, karena mangrove adalah masa depan kita," pungkasnya. (RKY).