30.10.16

KeSEMaT Dukung Penyusunan Draft Strategi Pengelolaan Ekosistem Mangrove Daerah

Semarang - KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 24 Oktober 2016, mulai pukul 12.00 - 13.30 WIB, KeSEMaT yang pada kesempatan kali ini diwakili oleh Sdr. Mahbub Murtiyoso (Presiden) diundang untuk menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kelompok Kerja Mangrove Daerah Provinsi Jawa Tengah. Rapat ini diadakan di Ruang Rapat Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Prov. Jateng, Kantor Gubernur Jateng, Gedung A lantai IV, Jalan Pahlawan No. 9 Semarang.

Selain KeSEMaT, pada rapat kali ini, dihadiri juga oleh beberapa instansi pemerintah dan instansi terkait, diantaranya, Bappeda Jateng, BLH Jateng, Dinlutkan Jateng, Dinhut Jateng, Disbudpar Jateng, BKSDA Jateng, BPDAS Jateng, PT. Phapros, PT. Djarum Foundation, PT. Pertamina dan Ibu Nana, selaku perwakilan dari UNNES.

Rapat dibuka oleh Bapak Safrudin selaku Pimpinan Rapat, dengan pemaparan draft Strategi Pengelolaan Ekosistem Mangrove Nasional (SPEMN) yang sampai saat ini masih belum disahkan.

Rapat kali ini membahas tentang perlu tidaknya pembuatan susunan Strategi Pengelolaan Ekosistem Mangrove Daerah selama belum disahkannya SPEMN.

”Menurut kami, pembuatan SPEM Daerah sangat diperlukan. Meskipun draft SPEMN yang dibuat dari pusat masih belum disahkan. Hal ini bertujuan untuk menyediakan payung hukum yang jelas untuk kegiatan-kegiatan rehabilitasi mangrove yang akan tetap berjalan di daerah. Penyusunan SPEM Daerah ini dapat kita sesuaikan dengan draft SPEMN yang sudah ada. Sehingga jika terdapat revisi dari pusat, kita bisa cepat menyesuaikan,” jelas Ibu Ani perwakilan dari BLH Jateng.

Pada rapat kali ini, masing-masing instansi terkait diminta untuk mengutarakan pendapat mereka terhadap penyusunan draft Strategi Pengelolaan Ekosistem Mangrove Daerah Jawa Tengah. Dari hasil diskusi, setiap peserta rapat sepakat untuk melanjutkan pembuatan draft SPEM Daerah.

Selanjutnya, kegiatan rapat ini diakhiri dengan hasil pembentukan Tim Penyusun Draft Strategi Pengelolaan Ekosistem Mangrove Daerah. Tim tersebut akan segera dibuat beserta dengan draft susunannya yang kemudian akan didiskusikan bersama pada rapat koordinasi selanjutnya.

“Kami berharap dengan adanya penyusunan draft Strategi Pengelolaan Ekosistem Mangrove Daerah ini dapat memberikan jaminan keamanan bagi setiap kegiatan rehabilitasi mangrove yang dilakukan di Jawa Tengah. KeSEMaT mendukung penuh pembentukan dan finalisasi SPEM Daerah ini demi kelestarian ekosistem pesisir khususnya ekosistem mangrove,” ujar Sdr. Mahbub Murtiyoso selaku Presiden KeSEMaT.

Bapak Eko selaku praktisi pengelolaan wilayah pesisir dari Wetlands Internasional Indonesia juga menyatakan bahwa penyusunan SPEM Daerah ini perlu dibuat sesegera mungkin dengan konsep yang matang. Rapat ditutup dengan pembacaan hasil rapat oleh pimpinan rapat dan dilanjutkan dengan makan siang bersama. (RKY/MM).