4.11.16

Berkunjung ke Puri Maerokoco, Taman Mininya Jawa Tengah yang Dikelilingi Mangrove

Semarang - KeSEMaTBLOG. Hari ini (30/10/16), merupakan hari ketiga acara MANGROVE REpLaNT (MR) 2016 yang diselenggarakan di Balai Pendidikan dan Pelatihan Jawa Tengah, yang berlokasi di Srondol Banyumanik, Semarang. Hari ketiga ini, peserta memulai aktivitasnya pada pukul 04.30 WIB dengan bangun pagi, dan setelah itu dilanjutkan sholat Subuh dan senam bersama. Para peserta dan panitia juga makan bersama di ruang makan Balai Diklat Jawa Tengah.

"Rangkaian hari ketiga MR ini adalah yang ditunggu-tunggu oleh peserta, karena pada hari ketiga ini, akan dilaksanakan penanaman 2.000 bibit mangrove yang dilakukan di kawasan Maroon Mangrove Edu Park (Maroon MEP), yang berlokasi di belakang Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang," ujar Sdr. Ardyan Syahputra (MENKOMSI), selaku panitia MR 2016.

Sebelum peserta melakukan penanaman mangrove di kawasan Maroon MEP, mereka melakukan field trip terlebih dahulu, dengan jalan-jalan di tempat wisata Puri Maerokoco, Semarang.

"Puri Maerokoco ini adalah Taman Mininya Jawa Tengah. Semua rumah adat dan budaya dari berbagai kota di Jawa Tengah, semuanya ada di sini," jelas Sdri. Aulia S. H. (staf ahli MENWIRA). "Untuk itulah, kami ingin mengenalkannya kepada para peserta MR 2016 yang berasal dari berbagai kota di Indonesia. Lebih dari itu, Maerokoco ini adalah juga kawasan yang dibangun di atas kawasan mangrove di Semarang. Jadi cocok untuk tempat jalan-jalan MR 2016, wisatanya dapet, edukasi mangrovenya juga dapet," jelasnya lebih lanjut.

Begitu sampai di lokasi, nampak, para peserta MR 2016 langsung mengabadikan dirinya di spot-spot yang menarik di sekitar Maerokoco yang dikelilingi vegetasi mangrove.

Setelah melakukan jalan-jalan di Taman Maerokoco, peserta akhirnya tiba di kawasan Maroon MEP. Penanaman mangrove pun dilakukan oleh sekitar 70-an orang peserta dan diikuti oleh perwakilan dari PT. Phapros, BINPRO Semarang dan mitra kerja serta kolega KeSEMaT, lainnya.

Setelah penanaman, para peserta-pun melanjutkan membeli oleh-oleh di Bandeng Juwana dan kembali lagi ke Balai Diklat Jawa Tengah untuk penutupan acara.

Salah satu peserta, yaitu Sdri. Kika yang merupakan Sekjen KeMANGTEER Indonesia mengaku senang dan puas terhadap acara yang diikutinya ini.

"Senang sekali dapat bertemu kembali dengan KeSEMaT di MR 2016. Terlebih lagi, bisa banyak belajar mangrove di sini dan ketemu KeMANGTEER Regional lainnya, dan juga teman-teman mangrover dari seluruh Indonesia," jelasnya.

Acara-pun ditutup dengan foto bersama antara peserta dan panitia, dimana para peserta memperlihatkan hasil karya Batik Bakau yang telah dilakukan sehari sebelumnya. (Penulis: Winda A. N. F./Foto: Khalid H. D. A. - KeSEMaT).