7.11.16

Sepuluh Institusi Pemerhati Mangrove Hadiri MANGROVE REpLaNT 2016 di Semarang

Semarang - KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 28 November 2016, peserta MANGROVE REpLaNT (MR) 2016: Mangrove For Sustainable Development berkumpul sejak pukul 15.00 WIB di Badan Diklat Provinsi Jawa Tengah yang berlokasi di Srondol, Semarang untuk melakukan registrasi.

Setelah makan malam, peserta MR 2016 melakukan Selayang Pandang. Sdr. Alve Hadika (MENWIRA) selaku ketua acara MR 2016 menuturkan bahwa MR 2016 ini memiliki kemasan berbeda, dimana terdapat beberapa penyesuaian apabila dibandingkan dengan MR di tahun-tahun sebelumnya.

"Dengan mengusung tema Mangrove For Sustainable Development diharapkan peserta MR 2016 mendapatkan pengetahuan dan pandangan baru dalam mengelola mangrove agar dapat memiliki manfaat optimal, namun tanpa merusak habitatnya," jelasnya.

Terdapat 10 institusi pemerhati mangrove di Indonesia yang menghadiri MR 2016 sebagai peserta, diantaranya BMC Riau, UBB Bangka Belitung, Instiper Yogyakarta, UNPAD Bandung, UNS Surakarta, UNDIP Semarang, Yayasan Jagad Lestari Probolinggo, KeMANGTEER Jakarta, dan lain-lain.  

Setelah memperkenalkan MR 2016, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab seputar MR dan mangrove. Peserta antusias menanyakan beberapa pertanyaan kepada Presiden KeSEMaT, Sdr. Mahbub Murtiyoso dan Sdr. Alve Hadika.

"Banyak pertanyaan yang diajukan oleh para peserta, diantaranya mengenai Pusat Pembelajaran Mangrove di Semarang, penelitian mangrove KeSEMaT di Segara Anakan, Cilacap, konsep kebijakan mangrove yang dikembangkan oleh KeSEMaT, produk mangrove kreatif yang dikelola oleh KeSEMaT dan warga binaannya, dan masih banyak lagi. Mereka sangat antusias mengikuti MR 2016 dan ingin banyak menggali mengenai mangrove, manajemen organisasi KeSEMaT dan berbagai hal seputar pengembangan afiliasi mangrovenya," ujar Sdr. Mahbub.  

Acara dilanjutkan dengan barbeque dan perkenalan peserta agar lebih mengenal satu dengan lainnya.

"Seru banget, setelah dipaparkan, dan tadi pada sesi tanya jawab, walaupun kami bertanya seputar mangrove dan tidak hanya tentang MR, Mas Mahbub dan Mas Alve dengan senang hati menjawabnya. Kami pun menjadi mengenal teman-teman lainnya saat barbeque ini," papar Sdr. Aristo, dari KeMANGTEER Jogja.

Acara hari pertama ditutup dengan pemaparan acara hari kedua oleh Sdr. Hatta Adi Failasuf (Staf MENSEK), selaku kordinator lapangan. (Penulis: Aulia Putri Aji/Foto: Khalid Haidar D. A. - KeSEMaT).