5.1.17

KeSEMaT dan IKAMaT Dampingi 100 Pecinta Alam Tanam Mangrove di Jepara

Jepara - KeSEMaTBLOG. KeSEMaT dan Yayasan IKAMaT memberikan materi tentang pengenalan, identifikasi, pembibitan dan penanaman mangrove dalam acara "Jepara Menanam" di Pantai Teluk Awur, Jepara yang diadakan oleh Sekretariat Bersama Pecinta Alam Jepara.

Pemberian materi tersebut dilakukan kepada pelajar, mahasiswa dan juga masyarakat umum Pecinta Alam (PA), pada hari Minggu, 25 Desember 2016, mulai dari pagi hingga siang hari.

Dalam kesempatan ini, KeSEMaT diwakili oleh Sdr. Febryadi Fajar Sulistyo (Presiden), Sdr. Hatta Adi Failasuf (MENPORSI) dan Sdr. Anggi Setiabudi (MENDIKTAN). Hadir juga Bapak M. Faisal R. (Dirut Yayasan IKAMaT).

Peserta dalam acara ini berjumlah 100 orang anggota PA. Hal ini menggambarkan betapa masyarakat Jepara sangat antusias dalam menjaga kawasan mangrovenya.

Acara dibuka dengan perkenalan dari KeSEMaT dan Yayasan IKAMaT, kemudian dilanjutkan dengan materi Pengenalan Ekosistem dan Pembibitan Mangrove.

“Peserta ingin tahu, mangrove apa saja yang ada di sepanjang Mangrove Education Center of KeSEMaT (MECoK) di Pantai Teluk Awur, dan ternyata mereka baru tahu bahwa mangrove bukan hanya saja bakau, tetapi banyak jenisnya,” ujar Presiden KeSEMaT.

Setelah itu, peserta diajak jalan-jalan menyusuri pantai Teluk Awur sekaligus diperkenalkan dengan berbagai jenis mangrove sepanjang pantai, dimulai dari MECoK hingga ke area sebelah selatan-asrama kampus UNDIP Teluk Awur.

"Peserta dibekali dengan buku identifikasi mangrove dan didampingi KeSEMaT. Mas Faisal dari IKAMaT juga menjelaskan mengenai teknik rehabilitasi mangrove yang baik dan benar yang sudah diimplementasikan oleh KeSEMaT dan IKAMaT selama kurun waktu 15 tahun terakhir ini," jelas Sdr. Hatta.

Acara dilanjutkan dengan pemberian materi tentang penanaman mangrove, sembari praktik langsung menanam mangrove yang dilakukan di bagian selatan asrama kampus.

"Kami sangat berterima kasih kepada KeSEMaT dan IKAMaT yang sudah memberikan banyak ilmu kepada kami mengenai mangrove. Kami baru tahu bahwa fungsi dan manfaat mangrove sangat besar bagi bumi. Untuk itu, warga Jepara wajib gotong royong untuk menyelamatkan mangrove di sini," ujar salah satu peserta.

Keseluruhan acara berjalan dengan baik dan lancar yang diakhiri dengan foto bersama. (AS).