7.4.10

Ayo Tanam Mangrove : Gerakan Mangrove Nasional Lintas Institusi

Semarang – KeSEMaTBLOG. Apakah Anda mulai familier dengan logo Ayo Tanam Mangrove (ATM) di samping, ini (?). Bagi Anda yang sehari-harinya berkecimpung di dunia mangrove, logo ini tentu saja tidak akan asing lagi, apalagi bila Anda adalah salah satu pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Jakarta. Apa pasal, sebab di kantornya yang bertingkat-tingkat itu, stiker logo ATM ini, gampang sekali dijumpai. Tak hanya di Kantor KKP, saja, bahkan stiker logo ini kemungkinan juga sudah beredar luas ke dinas-dinas lingkungan di daerah bahkan bisa jadi di mana-mana, terutama di kantor-kantor mitra kerja KKP. Ya, memang logo ATM yang disainnya dibuat oleh Rekan-rekan dari OISCA ini, kiranya mulai dipromosikan besar-besaran oleh KKP dan rekan-rekan kerjanya, untuk menumbuhkan semangat kebersamaan masyarakat Indonesia, dalam memerangi kerusakan wilayah pesisirnya, dengan melakukan upaya bersama berupa penanaman jutaan propagul dan bibit mangrove.

Sedikitnya, ATM telah diadakan sebanyak dua kali oleh KKP, yaitu di Sidoarjo Jawa Timur dan Pekalongan Jawa Tengah. Di tengah-tengah segala keterbatasannya, pelaksanaan ATM di dua daerah ini, bisa dikatakan berhasil dengan baik. Penyelenggaraannya sendiri, selain lintas institusi, juga selalu dihadiri oleh Bapak Fadel Muhammad, selaku Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Selanjutnya, konsep ATM yang melibatkan banyak organisasi dan institusi ini, tentu saja adalah sebuah konsep yang baik. Namun demikian, perlu dicermati mengenai pengelolaan dan tanggung jawab dari masing-masing institusi yang terlibat, sehingga bisa bersinergi dengan baik dan agar pelaksanaannya tidak lantas saling tumpang tindih kepentingan.

Khusus untuk ATM Pekalongan, KeSEMaT sebagai salah satu institusi mangrove di Indonesia, juga tak mau kalah dalam mendukung program mulia ini. Bersama dengan para stakeholder mangrove lainnya, di tingkat nasional dan daerah, KeSEMaT bahu membahu bersama dengan mereka, dalam menyukseskan program jambore mangrove dan penanaman-mangrove-massal, yang telah selesai dilaksanakan di pesisir Pekalongan, pada tanggal 18 – 19 Maret 2010, yang lalu. Tak hanya sampai di Pekalongan saja, bahkan ATM direncanakan juga akan terus diselenggarakan secara kontinyu di setiap tahunnya, dengan cara “bersafari” ke berbagai daerah di seluruh Indonesia, untuk memastikan agar semua wilayah pesisir Indonesia bisa terpulihkan dari degradasi lahan karena aktivitas manusia yang merusak. Semangat MANGROVER!

No comments:

Post a Comment