15.10.15

KeSEMaT Berikan Beragam Pelatihan Mangrove Kepada Peserta Mangrove REpLaNT 2015

Semarang - KeSEMaTBLOG. Kegiatan Mangrove REpLaNT (MR) 2015: Seminar dan Pelatihan Mangrove Nasional dengan tema Mangrove for Climate Change Mitigation, semakin intens dan menarik. Pada hari kedua (3/10) dengan serangkaian kegiatan yang cukup padat, para peserta tetap menunjukan antusiasme yang tinggi. Terlihat dari semangat pagi para peserta yang sudah bangun pada pukul 04.30 WIB.

Kegiatan di hari kedua diawali dengan sholat Subuh yang dilanjutkan dengan senam bersama di halaman Balatkop (Balai Pelatihan Koperasi dan UMKM) Jawa Tengah yang dipandu oleh Sdr. Alve Hadika (Staf MENWIRA) dan Sdri. Luri Nur Laila Syahid (Staf Ahli Menkomsi). Setelah segar dengan senam pagi, kegiatan dilanjutkan dengan games yang dipandu oleh Sdri. Suci Agustiarci (MENPUSMAT).

Acara hari kedua dilanjutkan dengan Pelatihan I, yaitu Pengenalan Ekosistem Mangrove yang disampaikan oleh Sdr. Aditya Sukma Bahari (Yayasan IKAMaT) dan bertempat di Kelas Mawar Balatkop.

Pada pelatihan ini, perbedaan bakau dengan mangrove dijelaskan secara detail. Pengetahuan mangrove-dasar, diantaranya definisi, taksonomi, habitat, zonasi, ekologi, fungsi dan manfaat, dan lain sebagainya, dipresentasikan untuk membekali peserta agar mengerti dan memahami mangrove dengan baik dan benar.

Selesai pelatihan, selanjutnya, para peserta dipersilahkan untuk bersih diri dan sarapan pagi. Acara berikutnya adalah Seminar Nasional. Sdr. Mahbub Murtiyoso (Staf MENPORSI) selaku korlap hari kedua memandu para peserta menuju Aula Utama Balatkop, tempat dilaksanakannya Seminar Nasional.

Seminar Nasional MR 2015 mengangkat isyu mengenai Peranan Mangrove dalam Mengurangi Dampak Perubahan Iklim, yang menghadirkan tiga pembicara dari Jakarta, yaitu Bapak Apri Susanto (WII), Bapak M. Najib Habibie (BMKG) dan Ibu Aditya Yuniarti (KLHK) yang masing-masing mewakili LSM dan pemerintah. Ketiga pembicara menjelaskan secara gamblang, mengenai peranan mereka dalam turut serta mengelola ekosistem mangrove di area kerjanya, masing-masing.

Seusai mengikuti Seminar Nasional, para peserta melaksanakan ibadah sholat Dhuhur dan makan siang, sebelum melanjutkan ke Pelatihan II. Pelatihan II merupakan salah satu rangkaian acara yang ditunggu-tunggu oleh para peserta: Pelatihan dan Pembuatan Batik Bakau!

Seakan tidak merasa lelah, para peserta begitu aktif dalam menyimak materi dari Sdr. Afriza Aziz (Yayasan IKAMaT). Bahkan, saat praktik langsung membuat Batik Bakau, para peserta tak sungkan-sungkan untuk turut ambil bagian dan tidak takut kotor. Meriah sekali!

Usai membuat dan berfoto ria bersama Batik Bakau hasil kreasi sendiri, para peserta MR 2015 kembali menunaikan ibadah sholat Ashar dan dilanjutkan dengan materi yang dibawakan oleh Sdr. Kamto Wahyono (Yayasan IKAMaT) pada Pelatihan III, yaitu Teknik Pembibitan dan Penyulaman Mangrove.

Pada pelatihan ini, peserta diberikan penjelasan mengenai teknik membibitkan dan menanam, serta menyulam mangrove yang baik dan benar, agar mendapatkan kelulushidupan yang optimal. Teknik-teknik ini sudah dipratikkan oleh KeSEMaT, dan berhasil selama puluhan tahun implementasinya di pesisir Indonesia.

Dalam pelatihan ini, para peserta juga saling sharing dan mendiskusikan teknik penyulaman mangrove di tempat asal mereka masing-masing.

Makan malam-pun tiba. Setelah mengisi kembali energi yang hampir terkuras seharian, para peserta bersiap menuju kelas untuk mendapatkan ilmu mangrove dari Sdr. Hari Prayogi (DP), pada Pelatihan IV, tentang Teknik Rehabilitasi Mangrove.

Pada pelatihan ini, Sdr. Hari menjelaskan teknik rehabilitasi mangrove yang umum digunakan oleh warga pesisir di Indonesia, yang juga diadopsi oleh KeSEMaT dalam mengelola mangrove di Indonesia.

Acara terakhir pada hari kedua MR 2015 adalah FGD (Focus Group Discussion) yang dipandu oleh Sdri. Suci Agustiarci (MENPUSMAT) dan Sdri. Giovanny Eveline Wirahana (DP), yang diawali dengan ice breaking yang dipimpin oleh Sdri. Audy Ramadhani (MENDIKTAN) dan Sdri. Fitria Oktapiani (MENKOMSI) untuk menyemarakkan acara.

FGD bertujuan untuk memperdalam materi yang telah diterima oleh peserta selama dua hari mengikuti MR 2015. Bertindak sebagai pemerintah, swasta dan LSM, para peserta diajak untuk memecahkan sebuah permasalahan dengan memberikan solusi dan harapan kedepan mengenai pengelolaan ekosistem mangrove di Indonesia.

Acara hari kedua ditutup dengan ucapan terima kasih dari korlap hari kedua, kemudian dilanjutkan dengan briefing hari ketiga yang dipandu oleh Sdr. Novian Prahandhy Kusuma (Staf MENWEBNET) selaku korlap hari ketiga.

Selesai briefing, para peserta dipersilahkan beristirahat di kamar masing-masing. Keseluruhan acara hari kedua MR 2015 berjalan dengan baik dan lancar.