18.4.16

KeSEMaT Koordinator Tim Program Save Kaligarang

Semarang - KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 15 April 2016, mulai pukul 09.00 - 11.00 WIB, KeSEMaT menghadiri rapat koordinasi peringatan Hari Lingkungan Hidup: Save Kaligarang yang diwakili oleh Sdri. Maudina Eva Ariyani (staf MENKOMSI) dan Sdri. Yonanda Alodea (staf MENWEBNET). Program ini digagas oleh salah satu dosen FKM Universitas Diponegoro, yaitu Bapak Mursyid. Program Save Kaligarang ini, sudah menginjak rapatnya yang kedua, yang kali ini dimoderatori oleh mantan Rektor UNDIP, yaitu Prof. Soedarto, SH yang sekaligus menjadi salah satu pendukung program Save Kaligarang.

Program ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta masyarakat terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan, khususnya sungai Kaligarang hingga ke muaranya. Kedepannya, melalui program ini, diharapkan lingkungan daratan dan perairan serta pesisir di wilayah kota Semarang menjadi lebih bersih dan sehat.

"KeSEMaT menjadi salah satu tim dalam program ini, yaitu bertindak sebagai Koordinator sosialisasi lingkungan, sungai, mangrove dan pesisir kepada peserta didik Pendidikan Paud dan Kreatifitas Pelajar, bersama dengan BEM FISIP Universitas Diponegoro dan Green Comunity Universitas Semarang," terang Sdri. Maudina.

"Senang sekali, dalam kegiatan ini, KeSEMaT banyak dijadikan rujukan, terutama pada saat diskusi mengarah kepada pengelolaan kawasan pesisir di Semarang. Ada yang meminta bantuan KeSEMaT untuk memberikan arahan seputar penanaman mangrove, juga bantuan pengadaan bibit mangrove dan mangrove asosiasi yang bisa ditanam di sekitar Kaligarang dan kawasan pesisir Semarang," tambahnya.

Dalam rapat ini, Prof. Soedarto meminta peserta untuk bekerjasama dengan KeSEMaT dalam pengelolaan muara sungai di Kaligarang. karena KeSEMaT telah berpengalaman dalam membibitkan dan melakukan program penanaman mangrove di kawasan pesisir Semarang bersama dengan mitra kerjanya.

Implementasi kegiatan direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 4 Juni 2016 nanti yang juga akan didukung oleh BLH Kota Semarang, PT. Phapros, Kongres Sungai, dan stake holder lainnya terkait pengelolaan perairan dan kawasan pesisir di Semarang. (MEA).