16.3.13

Pesisir Abrasi, Pemerhati Mangrove Pontianak Kunjungi KeSEMaT

Semarang - KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 13 Maret 2013, para pemerhati mangrove dari berbagai latar belakang, diantaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat dan Pokmas Mangrove Desa Sungai Besar Bakau Laut Kabupaten Pontianak telah berkunjung ke Kantor KeSEMaT di Semarang. Kunjungan ini bertujuan untuk bersilaturahmi dan bertukar informasi mengenai program rehabilitasi mangrove di kawasan kerja, masing-masing. Kegiatan diawali dengan diskusi jenis-jenis pemecah gelombang dan konsep pengembangan mangrove di berbagai daerah di Indonesia, bersama dengan Pendiri KeSEMaT, Bapak Aris Priyono (DK).

Kegiatan selanjutnya adalah kunjungan lapangan ke mitra kerja KeSEMaT bersama dengan KeSEMaTER Sdr. Farhan Pramudito (IKAMaT) dan Sdr. Kamto Wahyono (DP) ke pesisir Semarang Utara, tepatnya di Desa Tambakrejo. Dalam kunjungan tersebut, mitra kerja KeSEMaT, yaitu Kelompok Tani Camar, banyak memberikan pengetahuan baru yang bisa diterapkan di Kalimantan Barat, sehubungan dengan kondisi pesisir Pontianak yang juga mengalami kerusakan yang sama dengan pesisir di Semarang.

“Pesisir Pontianak mengalami abrasi yang cukup tinggi, untuk itulah kami ingin mengetahui konsep KeSEMaT dalam mengatasi pesisir Semarang yang juga mengalami abrasi. Selain itu, kami juga ingin melihat kondisi pesisir di Jawa, terutama di Semarang, sekiranya bisa kami implementasikan konsep mitigasinya ke Pontianak,” demikian jelas Bapak Fajar, selaku pemerhati mangrove Kalimantan Barat.

Sebelum meninggalkan Kantor KeSEMaT, rombongan dari Pontianak menyerahkan kenang-kenangan kepada KeSEMaT, sebagai ucapan terima kasih dan kerjasama. Semoga saja dengan adanya tukar informasi seperti ini, maka mangrove dan pesisir di Indonesia akan bisa semakin hijau dan aman dari abrasi. Amin. Salam MANGROVER!