12.8.15

DUMATRI 2015 Lakukan Evaluasi Teknik Pembibitan Mangrove di Pulau Pramuka, Jakarta

Jakarta - KeSEMaTBLOG. Liburan kali ini, saya, Trialaksita Sari Priska Ardhani selaku Duta Mangrove KeSEMaT Putri (DUMATRI) 2015 melakukan mangroving terpisah dari Duta Mangrove KeSEMaT Putra (DUMATRA) Sdr. Alve Hadika. Saya melakukan kunjungan Praktik Kerja Lapangan (PKL) ke Pulau Pramuka, Taman Nasional Kepulauan Seribu, Jakarta. Judul PKL yang saya ambil mengenai Evaluasi Teknik Pembibitan Rhizophora stylosa di Pulau Pramuka.

Judul ini saya pilih karena mangrove di Pulau Pramuka mayoritas merupakan mangrove hasil rehabilitasi dari penanaman. Keberhasilan dalam kegiatan rehabilitasi mangrove dipengaruhi oleh ketersediaan bibit yang berkualitas dan tepat pada waktu yang diperlukan.

Sebagai salah satu upaya untuk memperbaiki sekaligus meningkatkan kualitas bibit mangrove, maka diperlukan evaluasi dalam proses persemaiannya.

Keunikan lain dari mangrove yang terdapat di Pulau Pramuka dapat ditemukan pada cara menanamnya, yaitu metode rumpun berjarak. Metode ini sangat berbeda dengan yang biasa saya lakukan.

Tekniknya adalah pasir digali seluas 1x5 meter dengan kedalaman 20 cm, kemudian bibit disusun dengan rapi sejumlah 500-550 bibit. Metode ini bertujuan agar media tidak mudah hancur terkena arus dan ombak, perakaran kuat dengan saling berpegangan, serta nutrisi yang tetap terjebak untuk sumber makanan.

PKL dilakukan selama 15 hari kerja, meliputi satu hari kerja kantor dan 14 hari kerja lapangan. PKL dimulai dari tanggal 31 Juli hingga 14 Agustus 2015, dibawah naungan Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu, Jakarta.

Tidak berhenti hanya di Pulau Pramuka saja, 109 pulau lain ada di Kepulauan Seribu. Dan, beruntung sekali, saya sempat mencicipi beberapa destinasi wisata mangroving yang menakjubkan di tempat ini. Happy mangroving, Mangrover!