18.8.16

KeSEMaT Kibarkan Merah Putih di Lumpur Maroon Mangrove Edu Park

Maron - KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 17 Agustus 2016, tepat pukul 10.00 WIB, Sang Merah Putih berkibar di kawasan ekowisata mangrove Maroon Mangrove Edu Park. Kali ini, KeSEMaT kembali menyelenggarakan program tahunannya, yaitu Mangrove Merdeka: Upacara di Lumpur Mangrove yang bertema Merdeka Mangroveku.

"Tahun ini agak berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana kali ini dibarengi dengan penanaman 71 bibit mangrove jenis Rhizophora. Kami juga bekerjasama dengan Yayasan IKAMaT dam PT. Phapros serta Penerbad dalam melaksanakan acara ini. Tahun ini, kami mendukung saja, penyelenggaranya dari IKAMaT, sekaligus launching program IKAMaT, yaitu Pengembangan Maroon Mangrove Edu Park (Maroon MEP)," jelas Sdr. Ardyan Syahputra (MENKOMSI).

Acara diawali dengan TM di Kantor KeSEMaT, yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan berkumpul di GSG UNDIP pada pukul 06.00 WIB, keesokan harinya.

"Kami menendarai motor, berboncengan menuju Maroon MEP. Di sana, panitia perintis dari KeSEMaT sudah siap dengan perlengkapan upacara," jelas Sdr. Ramli Kartika (MENWEBNET) selaku Koordinator Mangrove Merdeka.

Sesampai di lokasi, peserta mengikuti pembukaan kegiatan yang dibuka dengan sambutan-sambutan dari KeSEMaT, Yayasan IKAMaT, PT. Phapros dan Kelompok Tani Mekar Tani Lindung (METAL).

Dalam sambutannya, KeSEMaT yang diwakili oleh Sdr. Novia P. K. (MENSEK) menjelaskan mengenai latar belakang diadakannya Upacara di Lumpur Mangrove 2016 dan memotivasi peserta upacara untuk bekerja dan berkarya nyata dalam memerdekakan mangrove di Indonesia dan dunia.

Sambutan selanjutnya adalah dari Yayasan IKAMaT yang diwakili oleh Bapak Cahyadi Adhe Kurniawan selaku Program Manager untuk proyek Pengembangan Maroon MEP yang diikuti dengan sambutan dari PT. Phapros dan Bapak Rus, selaku Ketua Kelompok Tani METAL.

"Saya sangat berterima kasih kepada KeSEMaT, IKAMaT dan Phapros juga Penerbad yang telah banyak membantu kami dalam mengembangkan lokasi ini menjadi ekowisata sehingga kami dapat memetik hasilnya dan meningkatkan mata pencaharian," jelas Pak Rus.

Setelah dilakukan simbolisasi penyerahan bibit mangrove dari Yayasan IKAMaT kepada PT. Phapros, upacara dimulai yang diawali dengan gladi resik.

Upacara berjalan dengan sangat khidmat yang diikuti oleh kurang lebih 80 peserta yang terdiri dari berbagai komunitas lingkungan dan masyarakat umum si sekitar Semarang dan sekitarnya.

Bendera berhasil dikibarkan oleh petugas upacara yang terdiri dari KeSEMaTER lintas departemen dan generasi. Walaupun harus terendam hingga setengah badan, namun petugas dan peserta upacara nampak bersemangat mengikuti upacara, mulai dari awal hingga akhir acara.

Selepas upacara, acara dilanjutkan dengan penanaman 71 bibit mangrove dengan tujuan untuk menghijaukan kawasan Maroon MEP, sekaligus sebagai sebuah usaha untuk menvegah abrasi yang terjadi.

Keseluruhan acara berjalan dengan baik dan lancar yang ditutup dengan foto bersama, bersih diri, ramah tamah dan penutupan. (AS).