9.10.07

Foto Daun Mangrove Mengeluarkan Garam!

Semarang - KeSEMaTBLOG. Kalau Anda kira hanya petani-petani garam di Rembang Jawa Tengah yang bisa “merubah” air laut menjadi garam, Anda salah besar! Mangrove, sekumpulan tumbuhan pesisir yang kata sebagian orang adalah tumbuhan sampah tak berguna, juga bisa melakukannya! Tak perlu ditampung di ladang garam dan tak usah dikeringkan di bawah teriknya Sang Mentari. Secara otomatis, mangrove bisa “memasak” air laut menjadi butiran-butiran garam nan halus.

Adalah Aegiceras corniculatum, nama jenis mangrove yang mampu “merubah” air laut menjadi butiran-butiran garam. Lihatlah foto di atas ini, lihatlah betapa Tuhan itu Maha Besar. Dia telah memberikan kemampuan kepada Gedangan (nama daerah Aegiceras) untuk memproduksi butiran garam, yang sangat berguna bagi kehidupan manusia.

Ternyata, garam yang merupakan salah satu kebutuhan vital manusia, tak hanya bisa dijumpai di ladang-ladang garam dalam jumlah yang banyak. Garam juga diproduksi di daerah pesisir (komunitas mangrove) dalam jumlah yang kecil, sebagai hasil dari pola adaptasi mangrove dengan perairan mangrove yang memang memiliki salinitas cukup tinggi. Proses pelepasan garam melalui daun ini, adalah salah satu mekanisme agar garam tak terlalu banyak berada dalam jaringan tubuh mangrove, yang bisa berakibat fatal bagi dirinya. Jumlah garam yang berlebih, bisa meracuni tubuh Aegiceras.

Fenomena unik di atas bisa dijumpai di Ujung Piring Jepara pada awal September 2007, di saat daerah tersebut sedang panas-panasnya. Hampir semua Aegiceras yang saya temui, daunnya selalu mengeluarkan butiran-butiran garam nan asin. Fakta tentang daun yang bisa mengeluarkan butiran garam, menunjukkan bahwa tumbuhan pesisir yang kata sebagian orang adalah tumbuhan sampah tak berguna, ternyata memiliki keunikan dan kekhasan tersendiri yang sangat menarik untuk dilihat dan diteliti sehingga perlu selalu dijaga dan diselamatkan. Mari bersama selamatkan ekosistem mangrove kita. Sekarang!