24.10.17

Semarak Musik-Mangrove di Mangrove Music Charity 2017

Semarang - KeSEMaTBLOG. Mangrove Music Charity (MMC) 2017 sukses dilaksanakan oleh KeSEMaT, pada hari Sabtu, 29 September 2017 di Angkringan Pandawa Semarang. MMC 2017 diselenggarakan untuk meningkatkan rasa kepedulian masyarakat akan hutan mangrove melalui kampanye penyelamatan hutan mangrove yang diwujudkan dalam Konser Musik Amal dan Donasi Koin Untuk Mangrove (KUMANG) sehingga masyarakat akan lebih peduli terhadap ekosistem mangrove.

"Tema MMC 2017 kali ini adalah Symphony of Mangrove yang berarti irama mangrove. Diharapkan, perkembangan mangrove bisa terus berjalan dengan baik, seperti alunan musik yang semakin nyaman dirasakan," jelas Sdri. Annisa Rahmadhani (staf MENKOMSI), selaku Ketua Panitia MMC 2017.

Acara MMC 2017 diisi oleh tiga band, yaitu KeSEMaTUSTIK, DNA Akustik dan Echoshounder. Pada saat acara berlangsung, tamu yang hadir juga menyumbangkan beberapa buah lagu yang membuat MMC 2017 semakin meriah.

"Sore harinya, kami sudah mendekor venue MMC 2017. Kali ini, lokasinya di Angkringan Pandawa, Gajah raya, Semarang. Ramai banget. Kami sengaja mengadakan di Semarang bawah bukan di Semarang atas, di dekat kampus, karena ingin keluar dari kampus dan mengkampanyekan mangrove lebih luas ke seluruh warga Semarang, terutama di Semarang bawah ini. Kami juga menggalang dana KUMANG melalui Konser Musik Amal," jelas Sdr. Tito Barudin (MENKOMSI).

Acara dimulai dengan sambutan-sambutan, diantaranya dari Presiden KeSEMaT, Sdr. Febriyadi Fajar S., "Saya berpesan agar warga Semarang dan kita semua yang ada di sini, untuk selalu menjaga hutan mangrove kita, milik Indonesia dan dunia," katanya.

Acara berikutnya sambutan dari DUMATRA DUMATRI oleh Sdr. Bachtiar Eka (staf MENDIKTAN) dan Sdri. Maudina Eva (staf ahli MENKOMSI), yang menjelaskan pentingnya menjaga mangrove demi kebahagiaan anak cucu kita.

Acara dilanjutkan dengan penampilan KeSEMaTUSTIK yang terkenal dengan single-nya Mangrove Hidup Kita, "Mangrove wajib selalu dijaga," ujar KeSEMaTUSTIK ditengah-tengah penampilan mereka yang memukau para pengunjung yang hadir.

Sdr. Bayu Krisna Y. (staf MENKOMSI) dan Sdri. Septiyani Kusuma Dewi (staf MENSEK), selaku MC di malam itu, tak lupa memperkenalkan booth KUMANG kepada para hadirin.

"Jadi, ini konsepnya Symphony of Mangrove, sesuai tema acara. Ada Kak Amanun, Kak Mora dan Kak Syair di sini yang memakai kostum simbol KUMANG dan Simfoni Mangrove, sehingga bisa mengkampanyekan mangrove melalui musik," jelas Sdr. Bayu.

Selanjutnya, terdapat penampilan dari DNA Akustik yang turut menyumbangkan lagunya. Acara dilanjutkan dengan memberikan kesempatan kepada para pengunjung untuk menyumbangkan koinnya untuk donasi mangrove.

Panitia nampak menyebar menuju ke hadirin MMC 2017, untuk mengkampanyekan fungsi dan manfaat mangrove bagi pesisir Semarang.

Acara dilanjutkan dengan penampilan Band Echoshounder yang membuat MMC 2017 semakin malam semakin tambah meriah. Keseluruhan acara berjalan dengan baik dan lancar, mulai pukul 20.30 - 23.00 WIB.

"Terima kasih kepada semua pengisi acara, mitra kerja, Alumni KeSEMaT, pihak Angkringan Pandawa dan semua warga Semarang yang sudah hadir dan manyukseskan MMC 2017. Sampai jumpa di MMC 2018. Selalu sayang, cinta dan jaga terus mangrove dan pesisir Indonesia, ya," pungkas Presiden KeSEMaT. (AR/ADM).