12.5.10

Semaraknya Prosesi Bersih Diri MANGROVE CULTIVATION 2010 di Pantai Teluk Awur Jepara

Jepara – KeSEMaTBLOG. Beberapa saat setelah prosesi Perang Lumpur (PL) - sebuah prosesi “tradisi” berupa saling lempar lumpur antara Peserta dan Panitia MANGROVE CULTIVATION (MC) 2010 dengan tujuan untuk semakin mempererat jalinan persaudaraan dan pendekatan diri terhadap ekosistem mangrove – selesai diadakan, maka prosesi lainnya dalam MC 2010 yang juga selalu dinanti adalah bersih diri di Pantai Teluk Awur Jepara yang tenang dan menawan.

Dengan berjalan bertelanjang kaki menapaki lumpur-lumpur mangrove nan basah, para KeMANGTEER dan KeSEMaTER yang berasal dari seluruh Indonesia, berbondong-bondong menuju ke arah pantai, seolah tak tahan lagi untuk “mencicipi” airnya yang segar dan “menjamah” keindahan pantainya di saat sunset melanda.

Tak tanggung-tanggung, semua Peserta dan Panitia MC 2010 lebur menjadi satu dan membenamkan dirinya di pantai Teluk Awur untuk membersihkan kaos-kaos mereka dari lumpur mangrove yang menempel ketat sembari merasakan kesegaran air pesisir mangrove yang payau.


Setelah itu, PL yang telah selesai diadakan beberapa saat lalu, tiba-tiba kembali terjadi namun dengan media lainnya, yaitu air. Perang Air (PA) terjadi berkali-kali, seiring dengan tawa dan canda para MANGROVER yang seolah merayakan “kebebasannya”, setelah kurang lebih dua hari dibekali dengan jadwal pelatihan mangrove yang padat yang teori-teorinya terkadang membuat penat kepala.

Selesai PA, para MANGROVER berfoto bersama dan melanjutkan perjalanannya ke asrama dengan cara menyusuri vegetasi mangrove di MECoK dan berenang membelah sunset pantai Teluk Awur yang sungguh menawan. Semangat MANGROVER!