30.9.10

Bapak dan Ibu Guru SMA Loyola Semarang, Berkunjung ke MECOK, Teluk Awur Jepara

Jepara – KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 29 September 2010, para guru SMA Loyola Semarang, dengan didampingi oleh KeSEMaTER, telah melakukan kunjungan ke Mangrove Education Center of KeSEMaT (MECoK) di Teluk Awur, Jepara. Dalam kunjungan ini, para Bapak dan Ibu Guru didampingi langsung oleh Sdr. Oky Yuripa Pradana (Presiden), Sdr. Tutus Wijanarko (MENPORSI), Sdr. Abdul Muis S. (MENWIRA), Sdr. Afirman Karyono (MENDIKTAN), Sdr. Tangguh Gilang P. W. (Anggota), Sdr. Yuniar Andri (Anggota) dan Niharul Annas (Anggota).

Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan survei lokasi untuk Study Tour siswa/siswi SMA Loyola Semarang di MECoK. Kunjungan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB dan baru berakhir pada pukul 12.00 WIB.

Selama dua jam, para guru SMA Loyola Semarang telah dibimbing dan diajak oleh KeSEMaTER untuk berkeliling mengunjungi MECoK, diantaranya ke lokasi Kebun Pembibitan Mangrove KeSEMaT yang memiliki berbagai jenis mangrove, yang sedang dibibitkan.


Selain itu, mereka juga diajak untuk melihat rimbunnya pohon mangrove hasil kesuksesan program penanaman mangrove yang telah ditanam oleh KeSEMaT, mulai tahun 2001 sampai dengan sekarang (2010). Meskipun panas terik dan harus melewati beberapa sungai yang berlumpur, terlihat Bapak dan Ibu Guru SMA Loyola tidak canggung untuk langsung ikut terjun ke lapangan.

Hasil dari acara survei ini, nantinya akan disampaikan oleh Bapak dan Ibu Guru SMA Loyola kepada siswa/siswi mereka, yang akan melakukan Study Tour di MECoK, pada hari Rabu, 13 Oktober 2010. Di hari itu, para murid akan mendapatkan penjelasan dari KeSEMaT mengenai berbagai spesies mangrove yang ada di MECoK, beserta fungsinya masing-masing dalam mendukung dan menyangga kehidupan ekosistem pesisir.


Selain itu, para siswa juga akan belajar mengenai bagaimana tips dan trik melakukan program rehabilitasi mangrove di lokasinya masing-masing, yang nantinya bisa diterapkan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Dengan terjun ke lapangan secara langsung, maka diharapkan para siswa/siswi SMA Loyola Semarang akan bisa mengetahui secara langsung kondisi lapangan, dan menyadari betapa pentingnya mangrove untuk kesejahteraan umat manusia di masa mendatang. Semangat MANGROVER!