2.4.07

Reportase Penyuluhan Mangrove di Jepara

Jepara - KeSEMaTBLOG. Dalam setiap melakukan penyuluhan mangrove, modal saya sederhana saja, cuma dua keping VCD mangrove. Satu dari KeSEMaT, satu lagi dari Mangrove Information Center (MIC), Bali. Dua buah VCD tersebut, yang satu bercerita tentang binatang-binatang mangrove sedangkan yang lainnya, bertutur tentang spesies-spesies mangrove. Jadi klop. Berkali-kali saya memutar dua keping VCD itu, sebelum memulai penyuluhan mangrove. Ditemani dengan beberapa buah awetan kepiting dan herbarium daun-daun Rhizophora spp, saya memberikan pendidikan mangrove kepada murid-murid SD hingga mahasiswa dan masyarakat pesisir.

Bagaimana hasilnya? Walaupun cuma bermodal slide dan dua keping VCD seperti itu, hasilnya cukup memuaskan. Untuk menjawab beberapa pertanyaan, saya cukup memutar kembali film itu, sambil menjelaskan beberapa materi yang belum mereka mengerti.

Namun demikian, apabila ada pertanyaan mengenai bagaimana cara mengolah mangrove menjadi makanan, saya akan langsung gigit jari. Soalnya, saya belum memiliki VCD tentang pemanfaatan mangrove sebagai bahan makanan.

Terpaksalah, saya (hanya) menyodorkan buku-buku resep makanan berbahan baku mangrove, yang saya peroleh dari rekan-rekan LSM, tanpa memperlihatkan filmnya. Sayang sekali, padahal pertanyaan pemanfaatan buah mangrove sebagai bahan makanan, termasuk pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh masyarakat pesisir.

Sedih rasanya, belum bisa memperlihatkan film dokumenter tentang bagaimana mempraktekkan resep-resep makanan dari buah mangrove. Andaikan saja ada, tentunya akan sangat membantu penyuluhan saya dan KeSEMaT. Mungkin ada yang bisa membantu? (Oleh : IKAMaT).