27.5.12

Prihatin Nasib Mangrove, Rombongan Mangrove Cultivation 2012 Kunjungi Makam-Tenggelam di Bedono Demak

Demak - KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 20 Mei 2012, setelah melewati keseluruhan rangkaian kegiatan Mangrove Cultivation (MC) 2012, rombongan MC 2012 yang terdiri dari semua peserta dan panitia MC 2012, berkunjung ke Desa Bedono Demak, sebuah desa yang seolah mengalami penderitaan yang tiada henti sebagai akibat dari rusak dan hilangnya mangrove di pesisirnya. Desa Bedono adalah salah satu desa di Demak yang sebagian besar wilayahnya telah tenggelam oleh air laut.

Berangkat naik bus dari Demak, pukul 14.00 WIB, rombongan sampai ke lokasi, sekitar pukul 15.30 WIB. Setelah melaksanakan Sholat Ashar secara berjamaah, acara dilanjutkan dengan berjalan kaki kurang lebih 500 meter untuk menuju ke lokasi makam-tenggelam, yang berada tak jauh dari jembatan kawasan penangkapan ikan, tempat berkumpulnya para nelayan.

Pada kesempatan ini, Sdr. Ganis R. E. (MENWEBNET) selaku koordinator lapangan menjelaskan beberapa poin penting di Bedono, seperti lokasi kerusakan, lengkap dengan kawasan konservasi mangrovenya. Sampai di depan makam-tenggelam, rombongan MC 2012 nampak terkejut dan sangat prihatin. Seolah tak percaya, dengan mata kepalanya sendiri, mereka menyaksikan puluhan makam-manusia-tenggelam tertelan air laut dan hanya menyisakan batu nisannya.

Pada kesempatan ini, lebih lanjut Sdr. Ganis juga menjelaskan mengenai keberadaan perkampungan-terisolasi yang saat ini hanya ditinggali oleh puluhan KK saja. Bahkan yang lebih menyedihkan lagi, terdapat makam di tengah laut yang telah dikepung oleh air laut. Kegiatan ini ditutup dengan beberapa kesimpulan dan pesan konservasi mangrove KeSEMaT, agar setiap peserta MC 2012 mulai menjaga dan melestarikan mangrove demi masa depan yang lebih baik.