30.5.12

MANGROVEST 2012 : Gunakan Kendi, Kurangi Sampah Plastik!

Semarang – KeSEMaTBLOG. Adalah Aris Priyono, Pendiri KeSEMaT yang pertama kali menginisiasi Gerakan 1000 Kendi : Gunakan Kendi, Kurangi Sampah Plastik. Ide unik yang semula dianggap mengada-ada dan lucu ini, kini justru mendapatkan sambutan positif dari banyak pihak, tak terkecuali Panitia MANGROVEST 2012 yang bahkan mengangkat ide ini menjadi tema utama di festival mangrove yang baru pertama kali diadakan di Indonesia, yaitu MANGROVEST 2012. Dihubungi di kantornya, Mas Aris mengatakan bahwa keprihatinan akan banyaknya sampah di mangrove dan budaya manusia yang suka menggunakan kemasan plastik, telah menginspirasinya untuk memodifikasi kendi menjadi lebih stylish sebagai pengganti botol plastik sebagai wadah minum (lihat foto di samping).

“Kendi adalah warisan nenek moyang Indonesia yang wajib dilestarikan. Selain bersih dan praktis, apabila pecah, kendi sama sekali tidak menimbulkan sampah karena terbuat dari tanah. Dari tanah kembali ke tanah. Harganya-pun sangat murah, di Semarang, kendi tanggung, tak lebih dari Rp. 5.000,-. Bila kita membeli kendi, artinya kita juga membantu perekonomian para pengrajin gerabah yang tersebar di beberapa desa di Indonesia. Kendi yang telah dimodifikasi oleh KeSEMaT ini, bisa langsung dibawa ke sekolah atau kampus sebagai wadah minum pelajar dan mahasiswa, untuk mengurangi botol plastik sekali pakai,” demikian jelasnya.

Ide unik ini, ternyata menarik minat beberapa mahasiswa untuk meneliti dan mengkaji efektivitas kampanye kendi terhadap perubahan pola pikir masyarakat. Gerakan 1000 Kendi merupakan ide brilian untuk memutus plastik sebagai salah satu sampah utama di bumi yang tak bisa didaur ulang. Mari bersama bantu KeSEMaT dengan cara mendukung program Gerakan 1000 Kendi : Gunakan Kendi, Kurangi Sampah Plastik! yang merupakan salah satu program utama dalam MANGROVEST 2012 hasil kerjasama KeSEMaT, KOMPAS KAMPUS dan Tupperware Indonesia. Semangat MANGROVER!