14.9.16

DKP Kabupaten Kulon Progo Kunjungi Warga Binaan KeSEMaT

Semarang - KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 8 September 2016, KeSEMaT mendapatkan kunjungan dari Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKP) Kabupaten Kulon Progo. Selain melakukan kunjungan ke kantor KeSEMaT, rombongan DKP Kabupaten Kulon Progo juga melakukan kunjungan ke DKP Semarang dan Desa Mangkang yang merupakan salah satu desa binaan KeSEMaT.

Kunjungan DKP Kabupaten Kulon Progo ke Semarang bertujuan untuk melakukan survei harga bibit, mempelajari tentang pemetaan mangrove yang saat ini dikelola oleh salah satu afiliasi mangrove KeSEMaT, yaitu Mangrove Map serta membahas keadaan wilayah pesisir yang terdapat di Semarang dan juga di Kabupaten Kulon Progo.

Dalam kesempatan ini, rombongan DKP Kulon Progo diterima langsung oleh CEO Mangrove Map, yaitu Bpk. Bagus R. D. A, CEO Mas Jamang dan Batik Bakau, yaitu Bpk. Cahyadi Adhe Kurniawan dan perwakilan dari KeSEMaT yang dikoordinatori oleh Sdri. Vita Fitriana M. (MENPUSMAT).

“Karakteristik substrat yang ada di wilayah Kabupaten Kulon Progo. yaitu pasir asli, sehingga sulit untuk melakukan penanaman, walaupun mangrove jenis cemara yang ditanam, tapi untuk pertumbuhannya masih sulit,” ungkap Bpk. Isna Bahtiar yang merupakan salah satu dari perwakilan DKP Kabupaten Kulon Progo, saat melakukan kunjungan kerja ke DKP Semarang.

Kunjungan DKP Kabupaten Kulon Progo ke Semarang ini berjalan dengan baik dan lancar yang dilanjutkan dengan survei harga bibit di Mangkang.

“Untuk bibit mangrove jenis Rhizophora sendiri, sudah bisa ditanam dengan syarat berdaun empat atau enam, dengan tinggi 60 cm. Ini sudah bisa ditanam. Dan untuk harga bibit sendiri, yaitu 1500 rupiah sudah dengan ajirnya,” ungkap Pak Ali, selaku Ketua Kelompok Tani Mangrove Kalisantren, saat menjelaskan tentang bibit mangrove kepada perwakilan DKP Kabupaten Kulon Progo.

"Kami senang menerima kedatangan Bapak-bapak dari DKP Kulon Progo dan mendampingi mereka ke desa dan warga binaan kami di Mangkang. Selain berdiskusi mengenai pemetaan mangrove dan bibit mangrove, juga kami informasikan mengenai konsep pemberdayaan masyarakat pesisir yang kami kembangkan selama ini dengan dua produk andalan kami, yaitu Batik Bakau dan Mas Jamang," terang Sdri. Vita.

Setelah melakukan berbagai kegiatan di hari itu, rombongan DKP Kulon Progo kembali ke Kantor KeSEMaT, sebelum melanjutkan perjalanan ke Kulon Progo. Kegiatan di hari itu berjalan dengan baik dan lancar yang ditutup dengan foto bersama. (KR).