6.9.16

Meriahnya Semnas, Pelatihan dan Aksi Tanam 500 Mangrove di Teluk Awur Jepara

Jepara - KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 27 Agustus 2016, KeSEMaT melaksanakan Mangrove Cultivation (MC) 2016 hari ke-dua yang merupakan hari puncak dari rangkaian kegiatan MC 2016. Adapun untuk rangkaian kegiatan yang pertama, yakni senam pagi dan dilanjutkan dengan Pelatihan 1 mengenai Identifikasi Mangrove yang dinarasumberi oleh Sdri. Audy Ramadhani (DP) dan Sdr. M. Irfan Cahyo Putro (DP). Dalam perjalanan balik menuju ke asrama, peserta dan panitia sekaligus melakukan Coastal Clean Up demi menjaga kebersihan pantai Teluk Awur.

Setelah bersih diri dan sarapan, peserta MC 2016 bersiap untuk menghadiri Seminar Nasional Mangrove For Traveller yang bertemakan Potensi Mangrove Sebagai Objek Travelling di Indonesia.

Dengan dimoderatori oleh Sdri, Sulistiowati (staf MENDIKAN), Seminar Nasional Mangrove For Traveller ini diisi oleh tiga narasumber yang berpengalaman dibidangnya, yakni, Ibu Tanti Apriani dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Tengah, Sdr. Ridho Mukti dari Traveller Kaskus dan Sdr. Rohmat Kuslarsono dari CV. KeMANGI.

Allhamdulillah, Seminar Nasional Mangrove For Traveller tahun ini berjalan sangat kondusif. Peserta yang berasal dari berbagai daerah-pun banyak bertanya kepada para pembicara,” ungkap Sdri. Sulistiowati.

Setelah seminar nasional dilaksanakan, dilanjutkan dengan Pelatihan 3 mengenai Penyuluhan Teknik Pembibitan Mangrove yang dinarasumberi oleh Sdri. Fahmi Abdullah Basyari (AMaT).

Pelatihan 3 ini mendapat antusiasme peserta yang cukup tinggi. Hal ini dapat dillihat dari banyaknya pertanyaan-pertanyaan kepada narasumber pelatihan. mengenai teknik pembibitan mangrove yang biasa dilakukan oleh KeSEMaT.

Pelatihan 4 merupakan praktik langsung dari Pelatihan 3, yang dinarasumberi oleh Sdri. Trialaksita S. P. A. (AMaT).

Para peserta diajak untuk melakukan pembibitan mangrove berjenis Rhizophora sp dan juga melakukan penanaman mangrove di sekitar area MECoK yang dikelola oleh KeSEMaT secara mandiri.

"Peserta dan panitia menanam 500 bibit mangrove baru untuk menambah bibit di sini. Sekaligus, tadi kami juga melakukan penyulaman, yaitu mengganti bibit mangrove yang kering atau mati dengan yang baru untuk menjaga kelulushidupannya agar tetap tinggi,"jelas Sdr. Anggi Setiabudi (staf MENDIKTAN).

Penanaman mangrove ini berlangsung meriah, apalagi ditambah dengan adanya liputan khusus dari tim Traveller Kaskus selaku salah satu pembicara di Seminar Nasional MC 2016.

Pada Pelatihan 4 mengenai Teknik Dokumentasi Travelling yang dilaksanakan malam harinya, peserta MC 2016 diajak untuk berkenalan dengan dunia dokumentasi travelling beserta instrumen yang digunakan dalam melakukan dokumentasi perjalanan.

TelusuRI dan Pesona Indonesia selaku pemateri pelatihan kali ini, memberikan banyak merchandise-menarik bagi teman-teman peserta yang aktif dalam kegiatan pelatihan serta FGD yang diadakan.

Dengan berakhirnya Pelatihan 4 MC 2016, berakhir pula rangkaian kegiatan di hari kedua MC 2016 ini.

Penutupan disampaikan oleh koordinator lapangan hari kedua serta tak lupa diadakan foto bersama yang dilanjutkan dengan briefing singkat hari ketiga oleh koordinator lapangan hari ketiga. (TP).