26.9.16

Mangrove Music Charity 2016, Pecah!

Semarang - KeSEMaTBLOG. Mangrove Music Charity (MMC) 2016 sukses dilaksanakan oleh KeSEMaT, pada hari Sabtu, 24 September 2016 di Kedai Blendoek Semarang. MMC 2016 diselenggarakan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat melalui kampanye penyelamatan hutan mangrove lewat konser musik amal, dengan cara donasi Koin Untuk Mangrove (KUMANG) sehingga masyarakat akan lebih peduli terhadap ekosistem mangrove.

"Tema MMC 2016 kali ini adalah Time Machine yang berarti mesin waktu. Diharapkan, kejayaan mangrove bisa terulang kembali seperti dulu kala, saat hutan mangrove masih sangat lebat dan tidak ditebang untuk kepentingan lain yang tidak bertanggung jawab. Mesin waktu ini juga berarti bahwa kampanye mangrove harus selalu diundangkan di tiap generasi agar terus ada sepanjang jaman, dan tidak pernah terputus," jelas Sdr. Aulia P. A. (staf MENKOMSI) selaku Ketua Panitia MMC 2016.

Acara MMC 2016 diisi oleh tiga band, yaitu KeSEMaTUSTIK, Cheers Band, 99 Coustic dan Stand Up Comedy dari Sdr. Sababa Al-Haq.

Pada saat acara berlangsung, anak-anak muda dari Filipina turut menyumbangkan tiga buah lagu yang membuat MMC 2016 semakin meriah.

"Sore harinya, kami sudah mendekor venue MMC 2016. Kali ini, lokasinya di Kedai Blendoek, Tugu Muda, Semarang. Ramai banget. Kami sengaja mengadakan di Semarang bawah bukan di Semarang atas, di dekat kampus, karena ingin keluar dari kampus dan mengkampanyekan mangrove lebih luas ke seluruh warga Semarang, terutama di Semarang bawah ini. Kami juga menggalang dana KUMANG melalui Konser Musik Amal," jelas Sdr. Ardyan Syahputra (MENKOMSI)

Acara dimulai dengan sambutan-sambutan, diantaranya dari Presiden KeSEMaT, Sdr. Mahbub Murtiyoso.

"Saya berpesan agar warga Semarang dan kita semua yang ada di sini, untuk selalu menjaga hutan mangrove kita, milik Indonesia dan dunia." katanya.

Acara dilanjutkan dengan penampilan KeSEMaTUSTIK yang terkenal dengan single-nya Mangrove Hidup Kita. "Mangrove wajib selalu dijaga," ujar KeSEMaTUSTIK.

Sdr. Anggi Setiabudi (staf MENDIKTAN) dan Sdri. Syarabilla (MENKEU) selaku MC di malam itu, tak lupa memperkenalkan stand KUMANG kepada para hadirin.

"Jadi, ini konsepnya Time Machine banget, sesuai tema acara. Ada Kak Vito dan Kak Winda di sini yang memakai kostum futuristik, sehingga bisa menembus waktu, seperti lorong waktu dan mengkampanyekan mangrove dari generasi ke generasi," jelas Sdr. Budi.

Selanjutnya, terdapat penampilan dari Cheers Band yang turut menyumbangkan alunan suara merdunya, yang disusul dengan games, dimana MC memberikan pertanyaan kepada hadirin tentang mangrove.

"Bisa jawab lho, mereka. Dapet jajanan mangrove Mas Jamang, deh!," ujar salah satu KeSEMaTER.

Acara dilanjutkan dengan memberikan kesempatan kepada para pengunjung untuk menyumbangkan koinnya untuk donasi mangrove. Panitia nampak menyebar menuju ke hadirin MMC 2016, untuk mengkampanyekan fungsi dan manfaat mangrove bagi pesisir Semarang.

Acara dilanjutkan dengan penampilan Stand Up Comedy tentang mangrove dan hentakan musik dari 99 Coustic yang membuat MMC 2016 makin malam makin tambah meriah.

"Tadi stand up-nya gokil. Groovy-nya 99 Coustic juga dapet banget. MMC 2016 keren banget, deh. Kampanyenya dapet, donasinya dapet, penontonnya ratusan. Pecah!," ujar salah satu penonton.

Keseluruhan acara berjalan dengan baik dan lancar, mulai pukul 18.30 - 22.00 WIB.

"Terima kasih kepada semua pengisi acara, mitra kerja, Alumni KeSEMaT, pihak Kedai Blendoek dan semua warga Semarang yang sudah hadir dan manyukseskan MMC 2016. Sampai jumpa di MMC 2017. Selalu sayang, cinta dan jaga terus mangrove dan pesisir Indonesia, ya," pungkas Presiden KeSEMaT. (ME).