27.9.11

Perkuat Jaringan Sukarelawan Mangrovenya, KeMANGTEER Jakarta dan KeMANGTEER Semarang Adakan KOPDAR!

Jakarta, Semarang - KeSEMaTBLOG. Geliat KeSEMaT Mangrove Volunteer (KeMANGTEER), sebuah komunitas sukarelawan mangrove KeSEMaT, nampaknya semakin kuat saja untuk membangun jaringannya yang lebih luas demi menyelamatkan hutan mangrove Indonesia dan warga pesisirnya yang masih tertindas. Tak tanggung-tanggung, di dua kota, yaitu Jakarta dan Semarang, kini eksistensi KeMANGTEER semakin meningkat, sejak didirikan pada tanggal 6 November 2009, dua tahun silam di Semarang.

Dikutip dari KeMANGTEERBLOG, bahwa setelah beberapa kali menjalani komunikasi via Twitter selama bulan Ramadhan lalu, beberapa mahasiswa yang tergabung dalam KeMANGTEER Jakarta, sebuah anak-organisasi dari KeSEMaT yang berpusat di Kota Semarang, akhirnya berhasil mengadakan pertemuan pertamanya dengan sukses. Pertemuan yang diprakarsai oleh Sdr. Ilham Dewantoro (Ilham), mahasiswa Psikologi Universitas Gunadarma ini, dilaksanakan pada hari Sabtu, 17 September 2011 di Wendy’s Senayan City Jakarta. Tak hanya itu, bahkan KeMANGTEER Jakarta saat ini telah membentuk kepengurusannya dan mulai aktif mengkaji dan mengkampanyekan mangrove serta mengunjungi berbagai lokasi mangrove di Jakarta untuk penjajakan aksi penyelamatan mangrovenya, yang lebih luas lagi.

Sementara itu di Semarang, tak kalah dengan KeMANGTEER Jakarta, maka pada tanggal 24 September 2011, mulai pukul 14.00 WIB – 18.00 WIB, puluhan KeMANGTEER Semarang yang dikoordinatori langsung oleh Sekretaris Jenderal KeMANGTEER, yaitu Sdr. Taufan Qoriadi, telah melakukan KOPDAR di Kampus Universitas Negeri Semarang (UNNES) untuk berkunjung dan bersilaturahmi di basecamp komunitas Green Community (GC) UNNES, yang salah satu kegiatannya adalah menangkarkan kupu-kupu. GC merupakan sebuah organisasi peduli lingkungan di UNNES yang telah banyak membantu KeSEMaT dalam merehabilitasi mangrove di Teluk Awur, Jepara dan beberapa daerah pesisir lainnya. Kedepan, KeMANGTEER Semarang juga telah berkoloni untuk menyatukan niat dalam mencegah kerusakan mangrove yang melanda pesisir Semarang.

Melihat dari fakta di atas ini, maka masa depan mangrove di Indonesia semoga saja akan semakin cerah. Hal ini dikarenakan, ratusan bahkan ribuan generasi muda Indonesia yang tergabung dalam KeMANGTEER akan terus bertambah di setiap waktu, untuk mencegah kerusakan mangrove yang masih saja terjadi di pesisir-pesisir Indonesia. Semangat MANGROVER!