24.4.14

Kelola Mangrove Semarang, KeSEMaT dan PT Phapros Tbk Bentuk Kelompok Tani Mangrove

Semarang – KeSEMaTBLOG. Usaha pelestarian ekosistem mangrove terus digalakkan di Kota Semarang. KeSEMaT dan PT Phapros Tbk tidak ingin ketinggalan dalam kegiatan tersebut. Maka dari itu, kedua institusi tersebut telah menyelenggarakan Workshop Pembibitan Mangrove bersama masyarakat pesisir di Kelurahan Tawangmas, Kawasan Bandara Baru Ahmad Yani, Semarang.

Workshop tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para petambak, nelayan dan anggota Lanumad Ahmad Yani Semarang di sekitar kawasan, untuk lebih menjaga pesisir dengan melestarikan ekosistem mangrovenya.

Kegiatan yang merupakan rangkaian kegiatan kerjasama antara PT Phapros Tbk dengan KeSEMaT tersebut diadakan pada tanggal 5-7 April 2014.

Materi yang disampaikan antara lain pengenalan ekosistem mangrove, pemanfaatan ekosistem mangrove, dan cara pembibitan mangrove.

Untuk lebih mendekatkan dengan budaya dan kebiasaan masyarakat setempat, maka workshop diadakan langsung di lokasi mereka bekerja sehari-hari, yaitu di kolong jembatan fly over.

Walaupun kegiatan dilaksanakan di bawah kolong jembatan fly over, peserta tetap antusias untuk mengikuti acara yang dipimpin oleh Sdr. Sapto Pamungkas (IKAMaT), selaku Ketua Pelaksana.

Perkembangan positif diperlihatkan oleh masyarakat pesisir di Kelurahan Tawang Mas Kawasan Bandara Baru Ahmad Yani Semarang, setelah mendapatkan pengarahan untuk membibitkan mangrove dalam kegiatan Workshop Pembibitan Mangrove.

Daerah tersebut, kini sudah memiliki tiga kelompok tani mangrove. Kelompok tani mangrove tersebut adalah Marina Jaya Tani, Mekarsari, dan Taruna Tani. Kelompok Tani yang terbentuk ini akan memulai program pembibitan mangrove di bulan April 2014.

Ketiga kelompok tani tersebut merupakan hasil inisiasi dari program kerjasama PT Phapros Tbk dan KeSEMaT dalam mengelola ekosistem mangrove di Kota Semarang.

Semoga saja, dengan terbentuknya para kelompok tani mangrove ini, maka mangrove di pesisir Semarang, secara perlahan bisa diselamatkan, demi masa depan yang lebih baik. Amin. Semangat MANGROVER!