24.4.14

Selamatkan Pesisir Semarang, Warga Tawang Mas Bangun Kebun Persemaian Mangrove

Semarang – KeSEMaTBLOG. Masyarakat pesisir di Kelurahan Tawang Mas, kawasan Bandara Baru Ahmad Yani Semarang, saat ini boleh berbangga. Pasalnya, kini beberapa anggota masyarakatnya telah melakukan inisiatif untuk membuat bedeng pembibitan mangrove. Dengan tiga kelompok tani mangrove yang telah dibentuk sebelumnya, mereka akan mencoba membibitkan sekitar 3000 sampai dengan 4000 buah mangrove jenis Rhizophora dan Avicennia di dalam bedeng yang akan mereka bangun, mulai tanggal 17 April 2014.

“Setelah bedeng berdiri kokoh, bedeng tersebut akan kita isi dengan benih mangrove berupa propagul Api-api muda di dalam polybag” ujar Bapak Jayuli, salah satu ketua kelompok tani mangrove di kawasan tersebut.

Pembangunan bedeng dan pembibitan mangrove tersebut difasilitasi oleh PT Phapros Tbk bekerjasama dengan KeSEMaT.

Kedepannya, bibit mangrove yang dihasilkan dari program tersebut, akan digunakan untuk pelaksanaan program penanaman mangrove yang dilaksanakan setiap tahun oleh PT Phapros Tbk dan tak menutup kemungkinan untuk dijual ke beberapa pihak yang membutuhkan, sehingga bisa menambah mata pencaharian warga setempat.

Semangat dan antusiasme masyarakat pesisir di Kelurahan Tawang Mas, Kawasan Bandara Baru Ahmad Yani Semarang dalam turut serta dalam melestarikan ekosistem mangrove sangat menginspirasi.

Setelah mereka membentuk kelompok dan mendirikan bedeng pembibitan mangrove bersama PT Phapros Tbk dan KeSEMaT, kini mereka telah memulai pembibitan mangrove untuk mengisi bedeng-bedeng tersebut.

Tak perlu menunggu lama, sehari setelah bedeng berdiri, masyarakat langsung berinisiatif untuk mencari benih mangrove dan membibitkannya di dalam bedeng tersebut.

Setelah beberapa hari, bedeng tersebut sudah dipenuhi oleh bibit-bibit mangrove yang siap tumbuh dan akan siap tanam dalam beberapa bulan. Saat ini, kondisi bibit di dalam bedeng tersebut cukup baik, dimana kelulushidupannya mencapai 90%. Semangat MANGROVER!