22.5.14

Kenalkan Mangrove Sejak Dini, KeSEMaT dan PT Phapros Tbk Adakan MANGCIL Camp di Kendal

Kendal – KeSEMaTBLOG. Siapa kalian? Kami Mangrover Cilik. Yes!. Itulah jargon yang selalu terdengar di Mangrover Cilik Camp. Pada hari hari Sabtu, tanggal 17 Mei 2014, KeSEMaT, IKAMaT dan PT. Phapros Tbk. telah mengadakan kegiatan Mangrover Cilik (MANGCIL) Camp yang diikuti oleh para murid Sekolah Dasar (SD) dari 5 SD di Semarang, yaitu SD N Krapyak 1, SD N Pancasila, SD Salomo, SD N Ngemplak Simongan 1 dan SD N Ngemplak Simongan 2.

Kegiatan MANGCIL Camp (MC) ini merupakan kegiatan KeSEMaT dan IKAMaT yang bekerjasama dengan PT. Phapros Tbk. Semarang. Kegiatan MC diadakan di Promas Greenland Gonoharjo, Kendal, Jawa Tengah.

MC merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran, pengetahuan, dan rasa cinta terhadap mangrove serta lingkungan kepada anak-anak, semenjak dini.

Rombongan Adik-adik MANGCIL berkumpul di Gedung Avicena PT. Phapros Tbk. untuk registrasi dan menerima sambutan dari Direktur PT. Phapros Tbk. Semarang. Selanjutnya, MANGCIL diajak berkeliling pabrik obat milik PT. Phapros Tbk. untuk melihat proses produksi obat.

Setelah berkeliling, MANGCIL segera berangkat menuju ke lokasi MC, yaitu Promas Greenland Gonoharjo di Kendal, Jawa Tengah. Promas Greenland terletak di lereng Gunung Ungaran, kurang lebih 40 kilometer dari kota Kendal, di daerah perbukitan sebelah timur laut, Desa Gonoharjo, Kecamatan Limbangan.

Promas Greenland juga dilengkapi dengan pemandian air panas, kolam pemancingan, kolam renang, taman bunga dan tempat untuk berkemah. Daya tarik lainnya, lokasi wisata ditata cukup apik sehingga kesan asri dan bersih membuat MANGCIL lebih bersemangat dalam belajar mangrove di kegiatan MC, selama dua hari di Kota Kendal, Jawa Tengah.

Kegiatan pertama yang dilakukan oleh MANGCIL adalah Mangrove Time, yaitu penyampaian materi oleh Sdr. Amrullah Rosadi (DP) kepada MANGCIL mengenai pengetahuan mangrove. Pada saat inilah MANGCIL berlomba-lomba untuk menjawab pertanyaan yang sesekali diberikan KeSEMaT kepada mereka. Setelah itu dilanjutkan dengan ISHOMA.

Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan belajar, bermain dan menonton video mengenai bagaimana cara untuk menjaga mangrove dan lingkungan. Dalam kesempatan ini, dikenalkan juga mengenai 3M (Mengubur, Menguras, Menutup) dan 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Kegiatan yang dilakukan pada hari Minggu, 18 Mei 2014 adalah olahraga. Setelah itu makan dan outbond. Outbond berisi berbagai macam permainan yang sangat mengasyikan. Permainan tersebut mengajak MANGCIL untuk belajar cara bekerjasama, membuat strategi dan saling memahami orang lain.

Kegiatan dilanjutkan dengan perjalanan menuju air terjun. Perjalanan menuju tempat tersebut dilalui dengan berjalan kaki. Sepanjang perjalanan, MANGCIL disuguhkan pemandangan alam yang indah. Pohon yang rimbun, daun yang hijau, air mengalir ada disepanjang perjalanannya.

Hal yang paling mangasyikan dari perjalanan menuju air terjun adalah susur sungai. Susur sungai dilakukan untuk melatih kepercayaan diri MANGCIL dan kepercayaan terhadap orang lain untuk menerima bantuan dalam menghadapi kesulitan di medan perjalanan. Sesampainya di air terjun, MANGCIL bermain air dan berfoto bersama.

Selanjutnya, MANGCIL kemballi ke Promas Greenland Gonoharjo. Ketika perjalanan pulang, MANGCIL diarahkan menuju Gonoharjo Hot Spring Water. Sesampainya di Promas Greenland Gonoharjo, MANGCIL juga dibebaskan untuk berenang di area tersebut.

Pada akhir kegiatan MANGCIL, diumumkan pemenang kejuaran lomba saat outbond serta pembagian hadiah, kemudian dilanjutkan dengan pembacan kesan, pesan, dan harapan untuk mangrove dan lingkungan Indonesia, yang sebelumnya telah ditulis oleh MANGCIL di selembar kertas.

Setelah ini, MANGCIL akan berlanjut dengan wisata mangrove ke Demak, untuk melihat langsung ekosistem mangrove yang sebelumnya telah dijelaskan selama MC ini.

Semoga saja, dengan adanya MC ini, maka Adik-adik MANGCIL semakin mendapatkan informasi dan pengetahuan mangrove sejak dini, untuk kemudian bisa dibagikan kepada teman-teman sebayanya, demi mengenalkan mangrove kepada generasi mendatang, untuk menyambut masa depan yang lebih baik. Amin. Semangat MANGROVER!