3.11.26

Proyek Karbon Mangrove Indonesia: Siapa Untung, Siapa Kehilangan Lahan?

Semarang - KeSEMaTBLOG. Proyek karbon mangrove Indonesia sedang memasuki babak baru. Mangrove yang selama puluhan tahun dipandang sebagai benteng alami pesisir, habitat berbagai biota, ruang mencari ikan, hingga bagian dari kehidupan masyarakat, kini memiliki satu nilai tambahan yang semakin menarik perhatian dunia: karbon biru atau blue carbon. Nilai tersebut membuka peluang pendanaan konservasi sekaligus memunculkan pertanyaan tentang masa depan penguasaan dan pengelolaan kawasan pesisir.

23.10.26

Jika Mangrove Tak Menyerap Karbon, Masihkah Startup Bermunculan dan Investor Peduli?

Semarang – KeSEMaTBLOG. Karbon mangrove kini menjadi salah satu daya tarik baru dalam industri lingkungan global. Kemampuannya menyerap dan menyimpan karbon telah membuka peluang investasi, mendorong perkembangan perusahaan rintisan (startup), serta melahirkan berbagai proyek restorasi yang menawarkan kawasan pesisir seluas ratusan hingga ribuan hektare kepada calon investor. Ekosistem yang selama puluhan tahun diperjuangkan oleh pegiat konservasi, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat pesisir karena fungsi perlindungan pantai dan keberlanjutan kehidupan, kini semakin sering diperkenalkan sebagai aset ekonomi yang berpotensi menghasilkan kredit karbon.

Ilusi Ribuan Hektare: Ketika Industri Karbon Global Menjadikan Mangrove sebagai Komoditas dan Melupakan Ekologi

Semarang – KeSEMaT. Industri karbon global sedang menemukan daya tarik ekonomi baru di kawasan pesisir tropis. Mangrove, yang selama puluhan tahun menghadapi tekanan akibat konversi lahan, pembangunan pesisir, dan perubahan lingkungan, kini semakin sering hadir dalam presentasi investor sebagai aset strategis mitigasi perubahan iklim. Perusahaan teknologi iklim, pengembang proyek karbon, dan lembaga pembiayaan internasional menawarkan berbagai skema restorasi dengan proyeksi penyerapan karbon, pengembangan kredit karbon, serta pipeline proyek yang mencakup ribuan hingga puluhan ribu hektare. Angka-angka tersebut disajikan sebagai gambaran besarnya peluang bisnis sekaligus kontribusi terhadap penyelamatan bumi.

19.10.26

Siaran Pers KeSEMaT Goes To School 2026: Edukasi Mangrove untuk Siswa SD di Semarang

Semarang – KeSEMaTBLOG. KeSEMaT, organisasi mahasiswa Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro (UNDIP), kembali menyelenggarakan KeSEMaT Goes To School (KGTS) 2026 pada 22–23 Oktober 2026. Mengusung tema “Jagoan Mangrove: Anak Hebat, Peduli Pesisir”, program ini bertujuan memperkenalkan ekosistem mangrove, meningkatkan pemahaman mengenai ancaman kerusakan lingkungan pesisir, serta menumbuhkan kepedulian konservasi sejak usia dini.