24.8.26

Interpretasi Citra Mangrove: Citra Satelit, Drone, dan Klasifikasi

Semarang – KeSEMaTBLOG. Interpretasi citra mangrove adalah proses mengenali, membedakan, dan menganalisis keberadaan mangrove berdasarkan karakter yang terekam pada citra satelit, foto udara, maupun citra drone. Proses ini memungkinkan hamparan mangrove diamati dari perspektif spasial yang jauh lebih luas dibandingkan pengamatan lapangan saja.

Jasa Ekosistem Mangrove: Jenis, Fungsi, dan Manfaatnya

Semarang – KeSEMaTBLOG. Jasa ekosistem mangrove adalah berbagai kontribusi yang dihasilkan oleh struktur, fungsi, dan proses ekologis ekosistem mangrove yang kemudian memberikan manfaat bagi manusia. Jasa tersebut tidak hanya berupa hasil yang dapat dipanen seperti ikan, kepiting, madu, atau bahan baku, tetapi juga mencakup perlindungan pesisir, penyimpanan karbon, pengaturan kualitas air, penyediaan habitat perikanan, wisata alam, pendidikan, hingga nilai budaya dan identitas masyarakat pesisir.

Penentuan Lokasi Rehabilitasi Mangrove: Kriteria Ekologi, Hidrologi, dan Sosial

Semarang – KeSEMaTBLOG. Penentuan lokasi rehabilitasi mangrove merupakan tahap dasar yang sangat menentukan keberhasilan pemulihan ekosistem mangrove. Lokasi rehabilitasi tidak seharusnya dipilih hanya karena terlihat kosong, mudah dijangkau, tersedia untuk kegiatan penanaman, atau mampu menampung banyak bibit. Sebelum intervensi dilakukan, perlu dipastikan bahwa lokasi tersebut memang secara ekologis berpotensi mendukung mangrove, memiliki kondisi hidrologi yang sesuai, mempunyai penyebab kerusakan yang dapat diatasi, serta memperoleh dukungan sosial dan kepastian pengelolaan yang memadai.

Ecological Mangrove Restoration: Prinsip EMR dan Tahapan Restorasi

Semarang – KeSEMaTBLOG. Ecological Mangrove Restoration (EMR) adalah pendekatan pemulihan mangrove yang menempatkan proses ekologis sebagai dasar restorasi, bukan penanaman sebagai tujuan utama. Pendekatan ini berangkat dari pertanyaan mendasar: mengapa mangrove tidak tumbuh atau tidak lagi beregenerasi pada suatu lokasi, proses apa yang telah terganggu, dan intervensi minimum apa yang diperlukan agar ekosistem mampu kembali berkembang?