10.10.26

KeSEMaTBIRTHDAY 2026, Rayakan 25 Tahun KeSEMaT dan Perkuat Solidaritas Lintas Generasi

Semarang – KeSEMaTBLOG. KeSEMaT kembali memperingati perjalanan pengabdian dan kontribusinya dalam pelestarian ekosistem mangrove melalui KeSEMaTBIRTHDAY (KB) 2026, yang diselenggarakan di Bale Echo Resto, Semarang, pada Jumat (9/10/2026). Perayaan hari ulang tahun ke-25 KeSEMaT ini menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas lintas generasi, serta merefleksikan perkembangan organisasi dalam membangun gerakan konservasi mangrove di Indonesia.

4.10.26

Duta Mangrove Indonesia: DUMATRA dan DUMATRI Sejak 2011

Semarang – KeSEMaT. Sejak 2011, Duta Mangrove Indonesia telah menjadi bagian penting dari perjalanan KeSEMaT dalam membangun generasi muda yang memahami mangrove tidak hanya sebagai simbol gerakan lingkungan, tetapi sebagai ekosistem yang harus dipelajari, dijaga, dipulihkan, dan dikomunikasikan kepada masyarakat dengan pengetahuan yang benar.

14.9.26

KeSEMaTCOMPETITION 2026: Video Surat untuk Mangrove, Lomba Mahasiswa Tingkat Nasional

Semarang – KeSEMaTONLINE. KeSEMaT melalui salah satu departemennya, yaitu Departemen Perpustakaan KeSEMaT (DEPUSMAT), kembali menyelenggarakan program tahunan berupa kompetisi mangrove nasional bertajuk KeSEMaTCOMPETITION (KC) 2026: Video Surat untuk Mangrove: A Letter of Hope, A Legacy of Green – Lomba Membuat Video Surat untuk Mangrove Mahasiswa Tingkat Nasional.

11.9.26

Warga Binaan KeSEMaT Berbagi Praktik Produk Olahan Mangrove hingga Jayapura

Jayapura – KeSEMaTBLOG. Warga binaan KeSEMaT tidak hanya berkembang sebagai kelompok pengolah produk olahan mangrove di tingkat lokal, tetapi juga mulai mengambil peran sebagai sumber pengetahuan bagi masyarakat pesisir di daerah lain. Pengalaman panjang dalam mengembangkan jajanan, batik, dan kopi mangrove di Semarang kini menjadi bekal untuk berbagi praktik pemberdayaan hingga Jayapura, Papua. Perjalanan tersebut menjadi bagian penting dari pendekatan KeSEMaT dalam membangun pemberdayaan masyarakat pesisir, di mana kelompok binaan tidak ditempatkan semata-mata sebagai penerima program, tetapi didorong tumbuh menjadi pelaku, pengembang produk, sekaligus trainer yang mampu membagikan pengalaman kepada komunitas lain.