17.11.13

Reportase KeSEMaT di Seminar Perikanan Tangkap UNPAD, Bandung

Bandung - KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 24 September 2013, Sdr. Rohmat Kuslarsono (IKAMaT) sebagai perwakilan dari KeSEMaT telah menghadiri acara seminar “Pemanfaatan Apartemen Ikan untuk Meningkatkan Hasil Tangkap Ikan” di Kampus Universitas Padjadjaran (UNPAD) Jatinangor, Bandung.

Seminar yang digelar oleh salah satu organisasi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNPAD, yaitu PARIMANTA ini, mengangkat tema mengenai industrialisasi perikanan tangkap untuk memajukan kesejahteraan masyarakat.

Pembicara yang mengisi materi pada seminar kali ini adalah Bp. Ir. Agus Apun Budiman, M.Aq. selaku staf teknis Dirjen Perikanan Tangkap dari KKP dan Bp Widodo ,S.Pi, M.Sc. selaku Perekayasa BBPPI.

Acara seminar berlangsung selama kurang lebih dua setengah jam, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pembukaan hingga penutupan acara berlangsung dari pukul 13.00 s/d 16.00 WIB.

Pembahasan materi mengenai rumah ikan atau yang biasa disebut apartemen ikan sudah dikaji beberapa tahun lalu dan sudah mulai diaplikasikan.

Berbagai replika rumah ikan yang terbuat dari ban bekas maupun keranjang botol yang dirangkai dan disusun kokoh serta didesain dengan pemberat yang bertujuan agar rumah ikan tersebut mampu tenggelam hingga dasar laut dan tetap berada di dasar ketika arus dan ombak mempengaruhinya.

Desain apartemen ikan tersebut masih terus dikaji dan masih membutuhkan modifikasi supaya bahan yang digunakan ramah lingkungan bagi ekosistem di bawah laut.

Perdebatan muncul ketika salah satu peserta seminar mengajukan pertanyaan seputar perbedaan antara apartemen ikan dengan bangunan dasar laut yang berfungsi untuk transplantasi karang.

Kedua hal tersebut jelas memiliki tujuan yang berbeda, namun menurut Bapak Widodo, kedua bangunan tersebut merupakan tempat yang disukai ikan – ikan.

Dapat disimpulkan bahwa, dengan adanya apartemen ikan, populasi ikan mulai bertambah jika didukung dengan parameter lingkungan lainnya.

Dengan mengikuti kegiatan ini, KeSEMaT dan afiliasi mangrovenya bertindak sebagai sebuah instrumen pengawas, yang mengamati perkembangan industri perikanan di Indonesia, untuk disinergikan dengan konsep pembangunan mangrove di pesisir, sehingga ke depan, kelestarian ekosistem mangrove bisa terus terjaga dan lestari. Semangat MANGROVER!