5.11.14

Mangrove REpLaNT 2014, Full Pelatihan Mangrove!

Semarang – KeSEMaTBLOG. Kegiatan Mangrove REpLaNT (MR) 2014: Seminar dan Pelatihan Mangrove Nasional yang bertema Mangrove For Reducing Disaster Risks, makin semarak. Di hari kedua (25/10), para peserta menunjukkan antusiasme untuk menjalani serangkaian kegiatan yang cukup padat. Ini terlihat dari semangat para peserta MR yang sudah bangun, pada pukul 04.30 WIB.

Setelah melaksanakan ibadah sholat Subuh, para peserta berjalan menuju lapangan untuk melakukan senam bersama yang dipandu oleh Sdr. Abdul Majid al Hanif (staf MENDIKTAN) dan Sdri. Himas Agustina (staf MENKEU) yang kemudian dilanjutkan dengan games.

Acara hari kedua dilanjutkan dengan Pelatihan I, yaitu Pengenalan Ekosistem Mangrove yang disampaikan oleh Sdr. Aditya Sukma Bahari (DP). Pada pelatihan ini, perbedaan bakau dengan mangrove dijelaskan secara detail. Pengetahuan mangrove-dasar, diantaranya definisi, taksonomi, habitat, zonasi, ekologi, fungsi dan manfaat, dan lain sebagainya, dipresentasikan untuk membekali peserta agar mengerti dan memahami mangrove dengan baik dan benar. Selesai pelatihan, selanjutnya, para peserta dipersilahkan untuk bersih diri dan sarapan pagi.

Acara berikutnya adalah Seminar Nasional. Sdri. Aktia Rizky Yani (staf MENWIRA) selaku korlap hari kedua memandu para peserta menuju Aula Diklat Sumbing, tempat dilaksanakannya Seminar Nasional.

Seminar Nasional MR 2014 mengangkat isyu mengenai Peranan Mangrove dalam Meminimalisir Dampak Bencana Pesisir, yang menghadirkan tiga pembicara dari Jakarta dan Semarang, yaitu Bapak Weka Mahardi (Yayasan IKAMaT), Ibu Yeti (KKMKS) dan Ibu Utami (PT. Phapros) yang masing-masing mewakili LSM, pemerintah dan swasta.

Ketiga pembicara menjelaskan secara gamblang, mengenai peranan mereka dalam turut serta mengelola ekosistem mangrove di area kerjanya, masing-masing.

Seusai mengikuti Seminar Nasional, para peserta melaksanakan ibadah sholat Dhuhur dan makan siang, sebelum melanjutkan ke Pelatihan II. Pelatihan II merupakan salah satu rangkaian acara yang ditunggu-tunggu oleh para peserta: Pembuatan Jajanan Mangrove (Jamang)!

Seakan tidak merasa lelah, para peserta begitu aktif dalam menyimak materi dari Sdr. Kamto Wahyono (IKAMaT) selaku owner Jamang berlabel Mas Jamang. Bahkan, saat praktik langsung membuat jajanan mangrove yang dipimpin oleh Ibu-ibu binaan Mas Jamang, dari Kelompok Bina Citra Karya Wanita, para peserta tak sungkan-sungkan untuk turut ambil bagian. Meriah sekali!

Usai mencicipi jajanan mangrove berupa dawet dan kue lumpur, hasil olahan sendiri, para peserta MR 2014 kembali menunaikan ibadah sholat Ashar dan dilanjutkan dengan materi yang dibawakan oleh Sdr. M. Faisal Rahmansyah (IKAMaT) pada Pelatihan III, yaitu Teknik Pembibitan dan Penyulaman Mangrove.

Di pelatihan ini, peserta diberikan penjelasan mengenai teknik membibitkan dan menanam, serta menyulam mangrove yang baik dan benar, agar mendapatkan kelulushidupan yang optimal. Teknik-teknik ini sudah dipratikkan oleh KeSEMaT, dan berhasil selama puluhan tahun mengimplementasikannya di pesisir Indonesia.

Makan malam pun tiba. Setelah mengisi kembali energi yang hampir terkuras seharian, para peserta bersiap menuju kelas untuk mendapatkan ilmu mangrove dari Sdr. Amrullah Rosadi (DP), pada Pelatihan IV, tentang Teknik Rehabilitasi dan Hybrid Engineering: Permeable Dams, teknologi Belanda.

Pada pelatihan ini, Sdr. Amrul menjelaskan teknik rehabilitasi mangrove yang umum digunakan oleh warga pesisir di Indonesia, yang juga diadopsi KeSEMaT dalam mengelola mangrove di Indonesia. Pembicara juga menjelaskan tentang proyek kerjasama antara KeSEMaT dengan Wetlands International dari Belanda dalam membangun alat pemecah ombak yang ramah lingkungan.

Acara terakhir pada hari kedua MR 2014 adalah FGD (Focus Group Discussion) yang dipandu oleh Sdri. Nur Fitriana Haryanto (MENSEK), yang diawali dengan ice breaking yang dipimpin oleh Sdri. Giovanny Eveline Wirahana (MENDIKTAN) untuk menyemarakkan acara.

FGD bertujuan untuk memperdalam materi yang telah diterima oleh peserta selama dua hari mengikuti MR 2014. Bertindak sebagai pemerintah, swasta dan LSM, para peserta diajak untuk memecahkan sebuah permasalahan dengan memberikan solusi dan harapan kedepan mengenai pengelolaan ekosistem mangrove di Indonesia.

Acara hari kedua ditutup dengan ucapan terimakasih dari korlap hari kedua, kemudian dilanjutkan dengan briefing hari ketiga yang dipandu oleh Sdri. Audy Ramadhani (staf MENSEK) selaku korlap hari ketiga.

Selesai briefing, para peserta dipersilakan beristirahat di kamar masing-masing. Keseluruhan acara hari kedua MR 2014 berjalan dengan baik dan lancar.