3.3.18

Presiden KeSEMaT Pembicara Kartini Scholarship di Jepara

Jepara - KeSEMaTBLOG. KeSEMaT yang diwakili oleh Presiden dan DEPDIKTAN menjadi Pembicara dalam Program Kartini Scholarship yang diadakan oleh Mata Air Management (MAM)Jepara (25/2/18). Kegiatan ini diadakan di Asrama Mahasiswa Gedung A MSTP (Marine Station Techno Park) UNDIP, Jepara. Kegiatan ini diikuti oleh siswa SMA kelas 11 seluruh Jepara yang telah diseleksi berdasarkan prestasinya oleh tim MAM.

Pada kesempatan kali ini, KeSEMaT memperkenalkan diri dengan menyampaikan kegiatan yang sudah, sedang dan akan dilakukan. Kemudian, Tim KeSEMaT juga membagi peserta menjadi dua kelompok untuk mengajak mereka melakukan susur pantai Teluk Awur.

Sembari susur pantai, KeSEMaTER menjelaskan spesies mangrove yang terdapat di sekitar pantai Teluk Awur dan mengajarkan bagaimana caranya melakukan indentifikasi mangrove.

"Saya menjelaskan, bagaimana caranya melakukan identifikasi pada tumbuhan mangrove kepada para peserta. Kemudian, juga menjelaskan tentang berbagai jenis mangrove yang kami temukan di sepanjang pantai Teluk Awur dan menginformasikan juga tentang fungsi dan manfaat mangrove yang sangat penting untuk kehidupan," jelas Sdr. Muksin Purnama (MENDIKTAN).

"Saya tadi mengajarkan bagaimana cara menanam dan memelihara mangrove yang baik dan benar kepada para peserta. Peserta sangat antusias, saat saya menjelaskan bibit mangrove yang akan ditanam," tambah Sdr. Bifa A. Manuhuwa (Presiden).

"Ini pertama kalinya aku menanam mangrove. Selama ini, yang aku tahu bakau sama dengan mangrove. Tapi, ternyata aku salah. Bakau itu adalah nama lokal untuk menyebut salah satu jenis mangrove. Bakau nama latinnya Rhizophora. Rhizophora ternyata hanya salah satu dari banyak jenis mangrove lainnya. Aku senang sekali menanam mangrove, walaupun harus kotor-kotoran tidak masalah,” ujar salah satu peserta.

Setelah perjalanan susur pantai selesai, Tim KeSEMaT memilih jalan pulang lewat Mangrove Education Center of KeSEMaT (MECoK) dan mengenalkan apa itu MECoK kepada para peserta, sembari bercerita tentang spesies yang kami temukan di sepanjang jalan.

“Sangat seru anak-anaknya. Antusias sekali dengan mangrove sepertinya. Ini dibuktikan dengan pertanyaan-pertanyaan yang begitu banyak dan cukup kritis dari mereka,” ujar Sdr. Raditya R. Ananta (Staf MENDIKTAN).

Secara keseluruhan, acara berjalan dengan baik dan lancar yang diakhiri dengan foto bersama dan pemberian kenang-kenangan dari MAM kepada KeSEMaT. (ADM/RRA/HMR).