19.6.12

Usulkan Kampung Rob di Jantung Kota, KeSEMaTER Fuad Ashari dan Sapto Pamungkas LOLOS 5 Besar Eagle Awards 2012!

Jakarta – KeSEMaTBLOG. Usulkan Kampung Rob di Jantung Kota (KRDJK), KeSEMaTER Fuad Ashari dan Sapto Pamungkas LOLOS 5 Besar Eagle Awards 2012! Inilah kabar terbaru yang mengejutkan sekaligus membahagiakan bagi kami. Setelah proposal kami MANGROVEST 2012 : Green Coastal, Clean Environment (GCCE) mendapatkan Juara 1 Nasional di ajang bergengsi Green Living dan Youth Creativity (GLnYC) dari KOMPAS KAMPUS Jakarta, informasi masuknya proposal, kedua rekan kami menyisihkan 148 proposal dari seluruh Indonesia, di kompetisi bergengsi Eagle Awards Documentary Competition (EADC) Metro TV, sontak membuat kantor kami riuh rendah. Kabar lolos keduanya ini, kami terima hampir bersamaan dengan pengumuman GCCE KOMPAS KAMPUS.

Dewan Juri EADC 2012, yang terdiri dari 1. M. Abduh Aziz (Sutradara dan Produser), 2. Leila Chudori (Sastrawan/kritikus Film/Redaktur), 3. Prof. Dr. Sutopo Purwonugroho (Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB), 4. Swasti Astra (Eagle Institute Indonesia) dan 5. John Don Bosco (Senior Produser Metro TV) telah memilih KRDJK karya Sdr. Sapto Pamungkas (IKAMaT) dan Sdr. Fuad Ashari (DP), yang mencoba memvisualisasikan kondisi rob (banjir pasang) yang menjadi pemandangan sehari-hari di kota kami, Semarang.

Seperti yang dilansir dari situs resmi Eagle Awards, ide cerita KRDJK adalah mengenai perjuangan seorang Bapak, bernama Supardi Warno (SW) untuk mengadaptasi, menanggulangi dan memanfaatkan bencana rob di kota Semarang. Penggundulan hutan mangrove sebagai akibat dari penebangan pohon pesisir itu, yang terjadi sejak jaman Hindia Belanda hingga sekarang, telah membuat Semarang menjadi kota pesisir yang kondisi mangrovenya sangat memprihatinkan, dimana sudah 90% lebih, mangrove lenyap dari Kota Atlas, ini. Namun demikian, kondisi seperti ini, ternyata tidak menyurutkan langkah SW, yang justru memanfaatkan kampungnya yang terkena rob, menjadi sesuatu yang berguna dan bermanfaat untuk orang banyak.

Penasaran bagaimana kisah film dokumenter karya kedua KeSEMaTER ini? Jangan lupa, bagi Anda warga Semarang, Jawa tengah, Civitas Akademika UNDIP, KeSEMaTER, MANGROVER, KeMANGTEER dan Jaringan KeSEMaT lainnya, ayo dukung dan ikuti terus perjalanan pembuatan KRDJK bersama kru-kru film handal Metro TV di http://www.eagleawards-doc.com. Sebagai informasi, 5 besar peserta akan mendapatkan beasiswa pelatihan produksi film dokumenter dalam Workshop/Eagle Lab yang akan dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 16 - 25 Juni 2012. Sementara itu, produksi film akan dilaksanakan di lokasi masing-masing pada tanggal 2 – 20 Juli 2012 dan pasca produksi dilaksanakan di Jakarta, mulai tanggal 24 Juli – 16 Agustus 2012. Semangat MANGROVER!