6.12.15

Hadiri GPB2L KLHK dan KeMANGI, KeSEMaT Ikut Tanam 1000 Cemara Laut di Mangkang Kulon

Mangkang Kulon - KeSEMaTBLOG. Dihadiri 400 orang lebih dari berbagai latar belakang dan profesi, mulai dari pelajar, mahasiswa, pegawai pemerintahan, swasta, LSM, organisasi mahasiswa, komunitas lingkungan, masyarakat dan lain sebagainya, CV. KeMANGI sebagai penyelenggara Program Gerakan Pantai Bersih dan Laut Lestari (GPB2L) yang diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia sukses mengajak warga pesisir Semarang dan sekitarnya untuk peduli mangrove.

Diselenggarakan pada tanggal 5 Desember 2015 mulai dari pagi hingga tengah hari, acara dipusatkan di Mangkang Kulon, Semarang. GPB2L di acara puncaknya menanam 1000 bibit Cemara Laut di pesisirnya.

"Acara pagi ini adalah acara puncak yGPB2L, yang di kesempatan sebelumnya telah dilakukan pelatihan pengolahan sampah di kelurahan Mangkang Wetan. Cemara Laut sengaja kami pilih, karena lokasi penanaman bersubstrat pasir, dimana jenis mangrove asosiasi inilah yang cocok untuk ditanam. Selain itu, kami juga ingin mengkampanyekan teknik penanaman mangrove yang baik dan benar dengan cara memberitahu masyarakat bahwa penanaman mangrove di pesisir tidak selalu menggunakan mangrove jenis Bakau (Rhizophora), tetapi jenis lainnya juga bisa," jelas Sdr. Cahyadi Adhe Kurniawan selaku Ketua Panitia dari CV. KeMANGI.

Acara diawali dengan sambutan-sambutan, mulai dari perwakilan CV. KeMANGI, KLHK dan beberapa pejabat pemerintahan. Setelah dibuka secara resmi, sebanyak 400 peserta mulai menuju lokasi, untuk menanam bibit Casuarina.

"Ramai banget, ini keren abis," kata Budi, salah satu peserta. "Baru kali ini ikut menanam mangrove dan antusiasmenya luar biasa. Siapa bilang, anak muda tak peduli mangrove? Terima kasih KeMANGI," ujarnya bangga.

Tak hanya menanam mangrove saja, acara juga dilanjutkan dengan bersih pantai. KLHK dan KeMANGI menyiapkan banyak kantong plastik untuk mengangkut sampah.

"Tidak seperti bersih pantai pada umumnya, kami juga menyiapkan timbangan untuk mengetahui berat sampah serta memilahnya sesuai dengan jenis sampah. Kami ingin kegiatan ini lebih terukur," urai Sdri. Sayyidah F. selaku Panitia GPB2L dari KeMANGI.

Kegiatan ini juga diselingi dengan hiburan musik dan doorprize khas warga pesisir yang membuat acara semakin mariah.

"Kedepan, kami akan menyelenggarakan kegiatan serupa di kota-kota lain di Indonesia dengan tujuan untuk membantu pengelolaan pesisir di Indonesia," pungkas Sdr. Cahyadi.