11.6.16

KeSEMaT Hadiri Workshop KLHS Penyusunan RPJMD Kota Semarang 2016 - 2021

Semarang - KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 7 Juni 2016, perwakilan dari KeSEMaT, yaitu Sdri. Tania Pusparani (MENPORSI) dan Sdr. Ardyan Syahputra (MENKOMSI) mengikuti Workshop mengenai Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dalam Penyusunan RPJMD Kota Semarang Tahun 2016 - 2021. Workshop ini diadakan di Gedung Balaikota Semarang Lantai 8, Ruang Komisi C.

Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 10.00 sampai pukul 12.30 WIB. Workshop ini dihadiri oleh beberapa Instansi Pemerintah, Instansi Swasta, LSM dan SKPD Provinsi Jawa Tengah dalam berbagai bidang, untuk mendiskusikan perencanaan dan penyesuaian tata ruang kota di Semarang. 

Workshop diawali dengan sambutan dari berbagai jajaran direksi, selanjutnya dilakukan pemaparan mengenai hasil yang telah didapatkan melalui KLHS yang telah disusun oleh tim.

Workshop ini bertujuan untuk mendiskusikan hasil dari KLHS tersebut, agar sesuai untuk dimasukkan dalam RPJMD Kota Semarang tahun 2016 - 2021.

KeSEMaT yang dalam hal ini adalah sebagai perwakilan dari perguruan tinggi dan organisasi lingkungan, turut mendiskusikan mengenai kerusakan lingkungan hidup, terutama di wilayah pesisir yang pada saat sekarang ini menjadi momok masyarakat Kota Semarang.

KeSEMaT diminta pendapatnya mengenai solusi pengelolaan lingkungan pesisir yang sesuai agar permasalahan-permasalahan di pesisir dapat teratasi.

Pada kesempatan kali ini, KeSEMaT memberikan pendapatnya mengenai solusi permasalahan kawasan pesisir dan kerusakan mangrove dengan cara menggandeng lebih banyak pihak untuk bersinergi dalam rangka program penyelamatannya.

Kerusakan mangrove dan kawasan pesisir di Semarang bukan menjadi tanggung jawab satu dua pihak saja, melainkan seluruh elemen masyarakat untuk dapat menjaga dan melestarikannya.

"Sudah saatnya yang muda yang berkarya, berkontribusi nyata untuk negeri. Dengan adanya acara ini, semoga saja permasalahan di lingkungan pesisir Kota Semarang dapat segera teratasi, khususnya tentang konservasi mangrove," ujar Sdri. Tania.

Workshop ditutup dengan pembacaan kesimpulan dan penandatanganan berita acara. (AS).