2.6.16

UPK FARMASea dan BEM FPIK UNDIP Berkunjung ke Kantor KeSEMaT

Semarang - KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 11 Mei 2016, UPK FARMASea yang memiliki bidang kajian ekstraksi berkunjung ke Kantor KeSEMaT. Selanjutnya, pada tanggal 27 Mei 2016, BEM FPIK UNDIP sebagai organisasi mahasiswa yang membidangi aspirasi politik mahasiswa juga melakukan kunjungan kerja ke Kantor KeSEMaT. Keduanya bersilaturahmi dan berdiskusi mengenai program kerja mereka dan penjajakan kerjasama dengan KeSEMaT dalam pelaksanaan kegiatan.

"Senang sekali, di bulan Mei 2016 kemarin, kami kedatangan Rekan-rekan kami, dari organisasi kampus di lingkungan FPIK UNDIP. Banyak pekerjaan yang harus dikerjakan untuk membenahi Indonesia, dan dengan berkolaborasi, semuanya akan lebih mudah," jelas Sdri. Tania Pusparani (MENPORSI) yang menjadi koordinator di setiap kunjungan kerja antar instansi.

UPK FARMASea memiliki pengalaman dalam bidang ekstraksi SDA kelautan dan perikanan yang diharapkan kedepannya dapat bersinergi dengan KeSEMaT untuk mempopulerkan bahan ekstraksi natural products dari mangrove.

Sebagai informasi, KeSEMaT juga mengembangkan penelitian di bidang ekstraksi, terutama pembuatan bahan alami dari mangrove. Dengan berkolaborasi, diharapkan hasil-hasil penelitian mengenai mangrove dapat lebih tersosialisasikan dengan baik.

"Kami melihat, KeSEMaT sudah sangat berpengalaman dalam hal pemberdayaan masyarakat. Dengan bekerjasama dan belajar kepada KeSEMaT untuk mendampingi masyarakat, kami berharap produk-produk ekstraksi mangrove dan kelautan lainnya dapat lebih populer. Kami juga ingin belajar bagaimana mendirikan warga binaan termasuk cara maintenance-nya," ujar salah satu anggota FARMASea.

Sementara itu, BEM FPIK UNDIP yang membidangi politik dan kemahasiswaan, memberikan gambaran mengenai program kerjanya kepada KeSEMaT.

"Budaya politik di kalangan mahasiswa itu perlu. Banyak tantangan dan permasalahan seputar kampus yang harus dihadapi, juga dibenahi. Salah satunya mengenai biaya kuliah dan lainnya. Penelitian mahasiswa, juga pengabdian masyarakat, juga menjadi diskusi penting yang kami bicarakan dalam pertemuan dengan BEM FPIK," jelas Sdr. Ardyan Syahputra (MENKOMSI).

"Kami juga menjelaskan mengenai pentingnya bersosialisasi dengan masyarakat dengan cara membentuk daerah dan warga binaan. BEM FPIK juga meminta saran KeSEMaT seputar bagaimana proses pendirian warga binaan KeSEMaT di Semarang sehingga dapat terus konsisten keberadaannya, sampai sekarang," tambahnya.

Dua kunjungan ini dilaksanakan di sore hari hingga petang. Keseluruhan kegiatan berjalan dengan baik dan lancar yang ditutup dengan beberapa kesimpulan dan rekomendasi ke depan, juga foto bersama. (MF).