25.6.16

KGTA III, KeSEMaTER Perbaiki Bedeng dan Monev Bibit Mangrove di MECoK, Jepara

Jepara - KeSEMaTBLOG. Untuk menambah wawasan para KeSEMaTER mengenai identifikasi mangrove, maka KeSEMaT melaksanakan KeSEMaT Goes To Arboretum (KGTA) III, setelah sebelumnya sudah dilakukan KGTA I dan II, di beberapa lokasi yang berbeda di Rembang dan Semarang. KGTA III ini, dilakukan pada tanggal 19 Juni 2016 di Teluk Awur, Jepara yang bertepatan dengan bulan puasa.

Para KeSEMaTER berangkat dari Semarang pukul 09.00 WIB dan sampai Jepara pukul 13.00 WIB. Suasana yang cukup panas tidak menyurutkan semangat para KeSEMaTER dalam melaksanakan identifikasi jenis mangrove yang berada di Teluk Awur, Jepara.

Tujuan dari pelaksanaan identifikasi ini, yaitu untuk meningkatkan wawasan dan ilmu pengetahuan para KeSEMaTER di bidang keilmuan mangrove, terutama pengetahuan dasar identifikasi mangrove.

"KGTA III juga dilakukan untuk menjaga kelulushidupan bibit mangrove yang sudah kami bibitkan dan tanam di MECoK, sini. MECoK sebagai pusat pendidikan dan penelitian mangrove KeSEMaT banyak dikunjungi masyarakat dan mahasiswa juga, untuk melakukan penelitian di sini. Kami merawat dan menjaga MECoK agar tetap dalam kondisi yang baik," jelas Sdr. Mustagfirin (MENDIKTAN).

Identifikasi ini dilaksanakan dengan cara melihat ciri-ciri yang terdapat pada mangrove, mulai dari akar, batang, daun, bunga dan buah. Selain itu, pada kegiatan ini juga dimanfaatkan oleh para KeSEMaTER untuk survei kondisi Mangrove Education Center of KeSEMaT (MECoK) yang kondisinya rusak, pasca musim hujan, hujan dan pasang tinggi di akhir bulan ini.

Para KeSEMaTER pada momen ini, tak lupa juga menghitung kebutuhan bambu serta bahan lain untuk memperbaiki Bedeng di MECoK yang nantinya akan diperbaiki setelah KGTA III ini.

Setelah selesai melakukan identifikasi dan survei, para KeSEMaTER berrsiap untuk kembali ke Semarang. Kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar, dan ditutup dengan foto bersama. (MF).