17.6.16

Petakan Mangrove, KeSEMaT dan Mangrove Map Luncurkan Mangrove Tag

Semarang - KeSEMaTBLOG. Dengan tujuan untuk mengajak partisipasi masyarakat di Indonesia bahkan dunia untuk memetakan mangrove berdasarkan lokasi mereka masing-masing dan untuk lebih memperkenalkan ilmu pemetaan mangrove, sekaligus mengkampanyekan pelestarian mangrove, maka Mangrove Map, salah satu sektor riil di bawah manajemen perusahaan mangrove KeSEMaT, yaitu CV. KeMANGI, meluncurkan program Mangrove Tag, sebuah program pemetaan mangrove yang berjargon Petakan Mangrovemu!.

Mangrove Tag menggunakan basis data tiga media sosial utama yang saat ini sedang populer, yaitu Facebook, Twitter dan Instagramnya dengan cara mengajak partisipasi langsung dari masyarakat Indonesia. juga dunia.

"Kami akan membuat peta mangrove, yang dalam hal ini berdasarkan foto-foto yang dikirimkan kepada kami melalui tiga akun media sosial Mangrove Tag. Dari hasil itu, setiap bulan akan kami buatkan peta tematik mangrove, misalnya jenis mangrovenya, atau tingkat kerusakannya, letak ekowisata mangrovenya dan lain-lain berdasarkan data yang dikirimkan kepada kami," jelas Sdr. Ramli Kartika Yudha selaku koordinator program Mangrove Tag.

Menurut CEO Mangrove Map, yaitu Bpk. Bagus R. D. A., S.Kel, program ini berasal dari bawah ke atas, artinya mengajak peran serta aktif masyarakat untuk menjaga secara bersama-sama mangrove yang ada di bumi kita.

"Peta mangrove online sekarang ini, dalam hal ini Webgis dapat mendeteksi luasan mangrovenya, namun kurang menarik minat karena masyarakat belum mendapatkan ruang yang lebar untuk berpartisipasi. Dengan program Mangrove Tag ini, kami berharap laporan kondisi mangrove di daerah mereka masing-masing, secara real time dapat kami petakan, kemudian kami update secara reguler dengan foto-foto menarik di website kami, yang kemudian dapat diakses secara luas dan dijadikan acuan bagi stake holder terkait mangrove, dalam hal ini pemerintah," jelasnya.

"Google Earth sangat menarik karena mampu menyajikan peta dan foto secara bersamaan, yang foto-fotonya juga berasal dari masyarakat langsung. Nah, ke depan, kami ingin mengembangkan hal yang serupa dengan beberapa penyesuaian," pungkasnya.

Bagi Anda yang penasaran dengan Mangrove Tag, informasi selengkapnya mengenai program ini, dapat Anda cermati di website Mangrove Map atau klik di sini. (DF).