10.9.12

Perdalam Pengetahuan Mangrove, KeSEMaTER dan KeMANGTEER Ikuti Pelatihan Mangrove Training 2012

Semarang – KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 8 – 9 September 2012, KeSEMaT sukses menyelenggarakan program tahunannya berupa Pelatihan Identifikasi dan Teknik Analisa Studi dan Komposisi Mangrove, yaitu Mangrove Training (MT) 2012. Kegiatan ini diadakan di dua lokasi, yaitu Kantor KeSEMaT Semarang dan kawasan mangrove Mangkang, Semarang. MT 2012 yang diikuti oleh kurang lebih 30 orang peserta dari KeSEMaTER Angkatan XII dan KeMANGTEER Semarang ini, merupakan ajang meningkatkan pengetahuan dan ilmu mangrove para KeSEMaTER dan KeMANGTEER, sekaligus sebagai kegiatan silaturahmi diantara keduanya.

MT hari pertama menghadirkan pembicara Bapak Aris Priyono, ST (DK) yang memaparkan materi tentang Ekosistem Mangrove, Pemberdayaan Masyarakat dan Teknik Rehabilitasi Mangrove. Dalam presentasi dan saat diskusi mangrove berlangsung, Bapak Aris menjelaskan secara detail mengenai habitat mangrove, fungsi dan manfaat mangrove, kajian biologi mangrove dan teknik pemberdayaan masyarakat beserta rehabilitasi mamgrove, untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat pesisir Indonesia.

Hari kedua, MT 2012 dipandu oleh dua orang Praktisi Mangrove KeSEMaT, yaitu Sdr. A. Rohman Zaky, S.Kel (IKAMaT) dan Sdr. Farhan Pramudito, yang membimbing peserta MT 2012 melakukan transek mangrove, dengan tujuan untuk mengambil data analisa struktur komunitas mangrove dan membuat herbarium mangrove. Pelatihan identifikasi dan pengambilan data mangrove lapangan ini, dilakukan di kawasan mangrove, Mangunharjo Semarang.

Setelah pengambilan data, acara dilanjutkan dengan materi ruangan. Dalam presentasinya, Sdr. Farhan dan Sdr. Zaky menjelaskan mengenai teknik membuat herbarium mangrove dan cara menganalisa data analisa vegetasi mangrove, untuk mengetahui keseragaman, keanekaragaman, basal area, nilai penting dan parameter lingkungan lainnya.

“MT 2012 memberikan materi dasar mengenai teknik penghitungan analisa vegetasi mangrove. Hal ini penting, karena dengan data ground check seperti ini, akan bisa diketahui kondisi keanekaragaman hayati dan tingkat kerusakan mangrove di suatu lokasi, berdasarkan data penelitian,” jelas Ketua MT 2012, Sdr. Syaiful Imam (staf ahli MENDIKTAN). Kegiatan MT 2012 berlangsung sukses dan lancar, yang keseluruhan acara ditutup di Kantor KeSEMaT, dengan pemberian kenang-kenangan kepada para pembicara dan foto bersama.