1.7.10

KeSEMaT, Calon Peraih Penghargaan Coastal Award 2010 Kementerian Kelautan dan Perikanan

Jakarta – KeSEMaTBLOG. Sungguh, seolah tak percaya dan bak sebuah mimpi saja, di pagi hari, di akhir Juni 2010, sewaktu kami sedang memverifikasi data-data formulir pendaftaran para peserta MANGROVE REpLaNT 2010 melalui email di Kantor kami, kami mendapatkan email dari Bapak M. Zulficar Mochtar – Bapak Vicar - (Koordinator LSM – Destructive Fishing Watch di Jakarta), yang menginformasikan kepada kami, bahwa beliau berkenan mencalonkan kami menjadi salah satu peraih penghargaan-lingkungan-bergengsi, yaitu Coastal Award (CA) 2010 kategori Kelompok Masyarakat. Seperti diketahui bersama, bahwa CA adalah lambang supremasi tertinggi tingkat nasional di bidang pengembangan wilayah pesisir yang diberikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Jakarta.

Dalam website resminya, KKP melansir bahwa dalam upaya memberikan motivasi guna meningkatkan keterlibatan stakeholder dalam pembangunan kelautan, pesisir, dan pulau-pulau kecil, maka dipandang perlu untuk memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah, masyarakat, kelompok masyarakat, pewarta, dan perusahaan, yang kemudian disebut dengan CA (Penghargaan Pesisir). CA merupakan bentuk penghargaan dari KKP yang diberikan kepada pihak yang tidak sekedar peduli terhadap pengelolaan wilayah pesisir yang berkelanjutan namun melakukan suatu aksi yang istimewa dalam mendukung pembangunan dan pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil secara berkelanjutan di Indonesia.

Masih tak percaya, kami dinominasikan sebagai calon penerima CA 2010, kemudian Bapak Vicar memberikan formulir pendaftarannya kepada kami dan meminta kami untuk mengisinya. Setelah selesai dan kami kirimkan kembali ke beliau, maka beliau segera memprosesnya ke Jakarta. Dan, pada tanggal 30 Juni 2010, setelah melewati beberapa tahapan verifikasi, pada akhirnya, KeSEMaT resmi menjadi salah satu calon nominasi CA 2010! Bersama puluhan para pemrakarsa, penginisiasi dan pemerhati lingkungan pesisir lainnya dari seluruh Indonesia, maka KeSEMaT memasuki tahapan berikutnya dalam penyeleksian CA 2010.

Masuknya kami sebagai salah satu calon peraih CA 2010, tentu saja membuat kami senang dan bangga. Di usia kami yang baru hampir menginjak sepuluh tahun ini, walaupun kami merasa masih “sangat muda” apabila dibandingkan dengan para pendahulu-pendahulu kami lainnya, namun usaha kami selama ini dalam bidang konservasi, penelitian, pendidikan, kampanye dan dokumentasi mangrove, faktanya mendapatkan perhatian dan sambutan yang baik dari masyarakat. Tak peduli, bahwa kami ini sebenarnya adalah pemerhati mangrove yang beranggotakan para mahasiswa di Jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro (UNDIP), nyatanya, kehadiran kami di pesisir-pesisir Indonesia dalam memberikan penyuluhan dan program pendampingan mangrove untuk turut serta membantu masyarakat, LSM, swasta, SKPD, pemerintah dan Indonesia dalam menyelamatkan ekosistem mangrovenya, mendapatkan apresiasi dan sambutan yang sangat baik.

Kebahagiaan dan kebanggaan kami ini, tentunya adalah kebahagiaaan dan kebanggaan bersama. Kebahagiaan dan kebanggaan mangrove-mangrove kita yang selama ini telah menjadi sahabat baik kami di pesisir, dan tentu saja kebahagiaan dan kebanggaan bagi para Civitas Akademika UNDIP, Rekan-rekan mahasiswa seluruh Indonesia, LSM, SKPD, KeMANGTEER, mitra kerja dan semuanya, yang selama kurun waktu satu dasawarsa ini telah mendampingi dan memperjuangankan mangrove, bersama-sama dengan kami. Ini adalah kebahagiaan dan kebanggaan kita bersama.

Selanjutnya, walaupun memang masih dalam tahapan nominasi, meraih CA 2010 ataupun tidak, bukanlah menjadi tujuan akhir, kami. Satu yang pasti, hati-gembira kami, seolah termuntahkan begitu melihat fakta bahwa saat ini, kepedulian mangrove benar-benar dalam taraf puncaknya. Kami sangat terharu, saat ini, semua stakeholder pesisir di pusat dan daerah, saling bahu membahu dalam menginisiasi berbagai program demi memperbaiki dan menyelamatkan ekosistem mangrove kita. Semoga saja dengan CA 2010 ini, maka gaung konservasi mangrove akan semakin menggema lagi, tak hanya di Ibu Pertiwi tetapi juga ke seluruh penjuru bumi. Amin. Semangat MANGROVER!