17.7.10

KeSEMaT Melakukan Penyuluhan Mangrove ke Warga Pesisir Mengare Gresik, Jawa Timur

Gresik - KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 14 – 15 Juli 2010, KeSEMaT yang diwakili oleh Bapak Sapto Pamungkas (Campaigner Program) dan Sdr. Niharul Anas (Anggota), telah melakukan penyuluhan mangrove ke warga pesisir Mengare Gresik, Jawa Timur. Penyuluhan mangrove dimulai pada pukul 09.30 WIB - 13.00 WIB. Bertempat di Pos Pengamatan Mangrove Mengare yang dibangun atas inisiasi dari CV. Alam Lestari bekerja sama dengan Badan Lingkungan Hidup setempat, penyuluhan mangrove ini dihadiri oleh 30 orang yang merupakan Ketua RW dan para tokoh masyarakat Mengare yang terdiri dari para nelayan dan petani tambak. Lokasi penyuluhan mangrove KeSEMaT ini, ditempuh dengan menggunakan perahu, kurang lebih 10 menit dari pelabuhan Mengare.

Dalam kesempatan ini, Bapak Sapto Pamungkas memberikan materi mengenai ekosistem mangrove dan teknik rehabilitasinya yang disertai dengan contoh pembibitan dan penanamannya secara langsung ke lapangan. Peserta nampak sangat antusias dan membenarkan bahwa rusaknya mangrove mengakibatkan hilangnya tambak-tambak mereka. Masalah besar yang ditemukan KeSEMaT dalam sesi diskusi dan tanya jawab adalah belum adanya kelompok tani mangrove yang mengelola kawasan ini.

Selain itu, pengetahuan mangrove yang kurang, belum adanya peraturan desa mengenai perlindungan kawasan mangrove Mengare dan soal kepemilikan lahan, adalah tiga dari banyak masalah lainnya yang juga dikeluhkan oleh warga pesisisir Mengare kepada KeSEMaT. Di akhir penyuluhan, KeSEMaT mengajak dan menghimbau kepada para peserta penyuluhan mangrove agar segera menyepakati komitmen bersama untuk membentuk Kelompok Pelestari Mangrove Mengrove dan membuat sebuah peraturan desa yang akan mengatur mengenai hal-hal yang telah disepakati tersebut.