18.10.13

KKMKS : Penting, Pemetaan Lahan Konservasi Mangrove!

Semarang – KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 10 Oktober 2013, KeSEMaT menghadiri rapat koordinasi Kelompok Kerja Mangrove Kota Semarang (KKMKS) di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Semarang. Pada kesempatan ini, KeSEMaT yang diwakili oleh Sdr. Muhammad Faisal Rachmansyah (DP) dan Sdri. Sayyidah Fatchiyyah (DP) turut menyampaikan beberapa pendapat dalam pembahasan efektifitas kinerja KKMKS kedepan.

Salah satu topik bahasan yang diangkat adalah tentang penggunaan tata guna lahan daerah penanaman bibit mangrove di pesisir Semarang. Kegiatan penghijauan terus dilakukan, karena hal ini merupakan salah satu solusi yang mempunyai banyak manfaat terutama apabila dapat menjadi kegiatan yang terjaga kontinyuitasnya.

Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang hak milik lahan penanaman mangrove yang dimanfaatkan dalam bentuk lain tersebut, mengakibatkan hilangnya bibit-bibit mangrove yang sudah ditanam sebelumnya, setelah dilakukan monitoring dan evaluasi. Hal inilah, yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat dan pelaksana kegiatan penghijauan pesisir, di lapangan.

Untuk itulah, KKMKS beserta jajaran pengurusnya, berupaya untuk mencari data lahan konservasi mangrove yang masih bisa dilakukan penghijauan dengan cara pemetaan mangrove, karena banyak pihak yang saat ini mulai mengenal akan adanya fungsi dan manfaat tanaman mangrove.

Rapat yang berlangsung selama kurang lebih 1,5 jam tersebut berhasil mengumpulkan beberapa informasi dari masing-masing perwakilan instansi terkait, LSM, dan masyarakat dalam pencarian solusi secara bersama untuk menanggulangi hal tersebut. Semangat MANGROVER!