30.10.13

Blusukan ke Warga Semarang, Mangrove Music Charity 2013, Meriah!

Semarang – KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 6 Oktober 2013, tepat pukul 06.00 WIB, para MANGROVER yang terdiri dari KeSEMaTER dan KeMANGTEER, sudah bersiap-siap di kawasan Simpang Lima, Semarang untuk melakukan serangkaian acara Opening Mangrove Music Charity dengan tema “The Sound of Mangrover” yang akan berlangsung pada tanggal 12 dan 13 Oktober 2013.

Mereka melakukan penyuluhan, kampanye, pembagian stiker serta pamflet secara gratis untuk menggugah semangat warga Semarang, agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, khususnya mangrove di wilayah pesisirnya, yang sudah rusak hingga 90%. Maskot KeSEMaT, yaitu Mr Brugu, juga nampak meramaikan acara tersebut.

Para MANGROVER merelakan waktu berliburnya dan juga bangun lebih pagi dari hari biasanya, hanya untuk memberitahukan kepada warga Semarang bahwa mangrove sangat berperan penting dalam kehidupan kita.

Selanjutnya, pada tanggal 12 Oktober 2013, para MANGROVER dan Musisi Mangrove memeriahkan jalan Pahlawan, Semarang di saat malam Minggu. Tahun ini, dengan mengusung tema The Sound Of Mangrover, KeSEMaT menghadirkan KeSEMaTUSTIK dan Musisi Mangrove lainnya untuk mengkampanyekan mangrove di MMC 2013.

Konsep tahun ini, cukup berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana tahun lalu MMC 2012 hadir ke sekolah-sekolah dan universitas, namun pada tahun ini, MMC hadir langsung di tengah masyarakat kota Semarang dengan cara “blusukan”, memberikan penyuluhan dasar tentang pentingnya mangrove.

Respon yang baik diterima dari masyarakat. Dengan berbekal alat musik akustik, beberapa masyarakat mulai terhibur dengan lagu-lagu bernuansa penyelamatan mangrove yang dimainkan.

Tidak cukup sampai disitu, euforia kemeriahan acara MMC 2013, juga cukup menarik minat beberapa petugas kepolisian yang kebetulan berjaga di kawasan jalan Pahlawan. Bapak Junaedi misalnya, polisi ini cukup antusias menyumbangkan suaranya.

Tak lupa, para MANGROVER lainnya, membantu melakukan kampanye dengan memberikan stiker mangrove secara cuma-cuma. Koin –koin yang didapat pada acara MMC 2013 ini pun, akan disumbangkan secara langsung untuk program donasi KeSEMaT, yaitu Koin Untuk Mangrove (KUMANG), yang nantinya akan digunakan untuk membiayai program rehabilitasi mangrove yang ada di wilayah pesisir Indonesia. 

Ketika waktu menunjukkan pukul 21.30 WIB, para musisi mangrove pun menyelesaikan acara MMC 2013, untuk hari itu, sembari melakukan persiapan untuk melanjutkan rangkaian acara terakhir dari roadshow MMC 2013.

Keesokan harinya, akan ada acara penutupan MMC 2013 di Kawasan Taman KB. Pada tanggal 13 Oktober 2013, MANGROVER kembali bersiap-siap untuk melakukan tahapan akhir dari MMC 2013.

Acara yang ditutup dengan pembagian leaflet dan stiker mangrove secara gratis ini pun disambut cukup antusias oleh masyarakat yang sedang melakukan kegiatan santai-pagi di kawasan Taman KB tersebut.

Hal tersebut terlihat dari antusiasme dari para pelajar yang mencoba menjawab pertanyaan yang diajukan salah seorang KeSEMaTER tentang apa itu mangrove. Cukup lucu dan mendekati benar jawaban adik-adik tersebut. Dan, para KeSEMaTER pun menjelaskan tentang apa pentingnya mangrove bagi kehidupan manusia.

Acara dibuka dengan penyuluhan dasar tentang mangrove, dan juga pembagian stiker secara gratis kepada semua masyarakat yang berada di kawasan Taman KB.

Masyarakat mengakui bahwa penting sekali menjaga ekosistem mangrove, khususnya yang ada di wilayah Semarang. Dan, tak lupa masyarakat pun ikut membantu rehabilitasi mangrove dengan menyumbangkan koin-koin yang mereka punya untuk diberikan kepada KUMANG.

MMC 2013 berjalan dengan meriah, baik dan lancar. Semoga, rangkaian acara dari MMC 2013 ini dapat menginspirasi masyarakat yang ada di wilayah kota Semarang bahkan Indonesia dan dunia.

Dengan begitu, masyarakat akan ikut serta menjaga ekosistem mangrove yang kondisinya sudah sangat parah.

Dengan berakhirnya acara di Taman KB pagi itu, maka berakhir pula rangkaian acara dari MMC 2013. Sampai jumpa lagi di acara MMC 2014. Semangat MANGROVER!